Sastra Jawa : Dinas Kebudayaan Kaji Upaya Tumbuh

0 124

Perhatian masyarakat untuk menonton kegiatan seni budaya dinilai masih rendah, prihatin Singgih Raharjo, S.H., M.Ed., wakil kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Digratiskan saja, mereka pating slentir, dengan berbagai macam alasan, entah tidak peduli, karena hujan, dan lain sebagainya, apalagi harus membayar. Artinya, tidak ada kesadaran dari diri sendiri bahwa kegiatan seni budaya patut mendapat perhatian. Keprihatinan tersebut tercetus ketika pementasan sendratari klasik Jepang,

Noh

di pendapa Dinas Kebudayaan DIY, pada Minggu malam, 2 Desember 2018, ditunda selama satu jam, karena menunggu penuhnya penonton. Pada kesempatan ini, Noh digabungkan dengan unsur seni Jawa dan Bali (cerita tentang bhinneka tunggal ika dari kitab Sutasoma).

Source Dinas Kebudayaan tasteofjogja.org/isiberita.trZ-O5SpjGDEvV2OiZTF3fX9pcpJNC5JkbiX9hze63LMiVP-bwlOc1vc3pIN2V_cTMODRKS5mxkoPej8_N6HPw
Comments
Loading...