Sastra Jawa : Daya Tarik Kebudayaan Jawa Memikat

0 218

Di antara masyarakat naskah nusantara (manasa) misalnya, kebanyakan terdiri dari orang mancanegara, ungkap Herman Sinung Janutama, budayawan dan peneliti filsafat JawaProgram pemajuan kebudayaan nasional mengarahkan perhatian pada sepuluh hal, salah satunya manuskrip. Terhadap upaya penyelamatan manuskrip, Unesco pun telah membuat proyek Dream Sea, antara lain digitalisasi semua naskah nusantara, sampai di rumah-rumah.

Upaya pelestarian terhadap bahasa Jawa kuno pun menarik perhatian para pihak dari mancanegara. Kursus internasional pendalaman bahasa Jawa, yang ditekankan pada tata bahasa Jawa kuno, diselenggarakan melalui kerja sama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dengan École française dExtrêmeOrient (EFEO),  Peserta juga mendapat kesempatan membaca sejumlah naskah berbahasa Jawa kuno, yaitu parwa, kakawin, dan tutur/tattwa.

Ditengah suasana alam khas Jawa, peserta dilatih secara mendalam oleh para ahli filologi Jawa kuno dari Indonesia, Belanda, dan Prancis. Peserta ditambah pengalamannya dengan studi lapangan pada sejumlah tinggalan purbakala masa Hindu-Budha di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah selesai menjalani kursus, peserta diharapkan mampu membaca dan menganalisis naskah Jawa kuno. Selain ini, secara mandiri juga dapat memanfaatkan pedoman penelitian, seperti kamus, tata bahasa, dan lain-lain. Sampai dengan 2018, kursus tersebut telah dilaksanakan sebanyak empat kali. Pesertanya yang merupakan filolog muda pada bidang yang langka itu, dipilih melalui persyaratan ketat.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/isiberita.vqmkpNxLnLaGk-IlVYZ0IJ-rDrLcMy1xD4KWtTx5ncXMiVP-bwlOc1vc3pIN2V_cTMODRKS5mxkoPej8_N6HPw
Comments
Loading...