“Saptonan Dan Panahan Tradisional” Tradisi Kuningan Yang Tetap Lestari

0 49

Saptonan merupakan tradisi yang masih hidup di Kabupten Kuningan Jawa Barat. Tradisi ini merupakan salah satu warisan leluhur Kabupaten Kuningan, tradisi yang merupakan lomba ketangkasan dalam menunggangi kuda dan memasukan tombak kedalam lubang yang ada di bawah ember yang digantung di atas tempat yang telah disediakan oleh panitia Saptonan.

Prosesi Tradisi Saptonan

Sebelum Tradisi Saptonan dimulai, diawali dengan prosesi atau upacara yang menggambarkan keadaan masa kerajaan. Sejumlah peserta pun sudah mempersiapkan untuk kebolehan untuk mengikuti adu ketangkasan menunggang kuda, dengan mengenakan kostum mirip pada jaman kerajaan.

Misalnya Patih, Adipati dan Tumenggung memakai bendo, baju taqwa dan kain lancar. Sementara, Demang mengenakan pakaian yang lebih sederhana seperti kain odot, celana pangsi, sandal karet (sendal bandol) yang talinya sampai lutut. Begitu pula para menak, pamager sari mengenakan pakaian yang sama seperti dipakai adipati dan tumenggung dan ada pula mengenakan pakaian kebaya.

Adipati, Tumenggung dan Demang menunggangi kuda diikuti oleh para prajurit atau ponggawa yang mengenakan pakaian sampur, rompi, calana kain dodot, sendal serta membawa tumbak, tameng dan keris, kujang, pedang, gondewa dan umbul-umbul.

Sepintas, pergelaran sapton agak mirip dengan pacuan kuda tradisional. Hanya saja, saptonan bukan lomba memacu kuda, tapi merupakan uji ketangkasan menunggangi kuda sambil melempar tombak ke arah ember berisi air yang digantung di tiang atau gawang sapton tersebut.

Sedangkan panahan tradisional, yakni salah satu warisan luluhur kerajaan Kuningan yang ditularkan kepada rakyatnya agar mampu menggunakan gondewa sebagai alat bela diri dalam menghadapi gangguan ketentraman rakyat pada jaman dahulu. Selain itu, mengandung makna pendidikan atau ajaran untuk lebih memusatkan diri dan menahan emosi. Sebab dengan jiwa yang tenang biasanya kesuksesan mudah dicapai.

Dalam upaya promosi kepariwisataan daerah dan pelestarian nilai-nilai budaya tradisional daerah serta memeriahkan hari jadi Kuningan. Setiap tahun pada bulan september di selenggarakan Saptonan dan Panahan Tradisional.

Source "Saptonan Dan Panahan Tradisional" Tradisi Kuningan Yang Tetap Lestari "Saptonan Dan Panahan Tradisional" Tradisi Kuningan Yang Tetap Lestari "Saptonan Dan Panahan Tradisional" Tradisi Kuningan Yang Tetap Lestari

Leave A Reply

Your email address will not be published.