Rumingkang, Tandang, Pakarangan Garut

0 110

Rumingkang, Tandang, Pakarangan

Rumingkang, tandang, pakarangan merupakan salah satu seni daerah sunda khususnya berada di Garut. Rumingkang, tandang, pakarangan ini menceritakan kehidupan dari RAA. Adhiwijaya yang telah memenangkan dan menguasai sebuah wilayah yaitu wilayah yang bernama Garut.

Penampilan dari kesenian ini bukan dalam bentuk dialog, melainkan berupa sebuah monolog yang diiringi oleh suara alat musik tradisional dan juga tarian tradisional. Penari dari tarian yang mengiringi kesenian ini terdiri dari empat bagian. Yaitu penari utama, penari tambahan, yang membawa umbul-umbul, dan yang membawa gugunungan.

Mengapa jenis kesenian ini diberi nama rumingkang, tandang, pakarangan? Rumingkang memiliki arti yaitu kahidupan, Tandang memiliki arti bertemu atau beradu; bertengkar Lalu Pakarangan artinya lingkungan. Maksud dari rumingkan, tandang, pakarangan ini yaitu menggambarkan bagaimana kehidupan RAA. Adhiwijaya di zaman dahulu, disaat menemui sebuah wilayah yang baru pertama kalinya dia capai. Wilayah ini pada akhirnya di kembangkan oleh RAA. Adhiwijaya yang hingga saat ini kita kenal dengan sebutan Kota Garut Lalu siapakah RAA. Adhiwijaya? Ternyata RAA. Adhiwijaya adalah Bupati Kabupaten Garut yang pertama kali menjabat.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Rumingkang-Tandang-Pakarangan/
Comments
Loading...