Riyungan, Tradisi Sambut Lebaran di Merak, Cilegon, Banten

0 58

Beragam tradisi menyambut Ramadhan dan Lebaran bisa ditemukan di negeri ini. Salah satunya dilakukan warga Merak, Kota Cilegon, Banten. Setiap malam 1 Syawal atau malam Lebaran, warga di Kota Cilegon akan menggelar Tradisi Riyungan. 

Tradisi ini dilakukan masyarakat Kota Cilegon sudah berpuluh-puluh tahun, bahkan ratusan tahun lalu. Riyungan memang merupakan tradisi lama yang masih bisa bertahan hingga saat ini.

Saat perhelatan Riyungan dilakukan, pada malam hari masyarakat berkumpul di masjid-masjid. Setiap keluarga membawa ‘berkat’ atau makanan yang biasanya dibungkus menggunakan plastik. Tidak dibatasi berapa banyak jumlah ‘berkat’ yang dibawa oleh satu keluarga. Di dalam ‘berkat’ itu terdiri atas nasi dengan lauk, seperti daging, ayam, dan telur. Nantinya, makanan ini saling ditukarkan saat berkumpul di masjid.Acara tersebut dilakukan setelah shalat Maghrib. Mereka berkumpul kemudian melakukan ritual tahlilan dan doa bersama. Baru kemudian, tukar-menukar ‘berkat’ dilakukan.

Perkembangan zaman dari waktu ke waktu terus berubah. Banyaknya pendatang dan budaya perkotaan yang terus meningkat memaksa beberapa tradisi di Kota Cilegon, Merak, Banten, mulai ditinggalkan masyarakatnya. Bukan tukar-menukar ‘berkat’ yang penting dalam Tradisi Riyungan. Namun, mengajak masyarakat berkumpul bersama-sama merupakan makna penting dalam tradisi riyungan itu. Sebab, tidak mungkin masing-masing individu bersilaturahim satu per satu ke rumah dalam satu kampung. ”Inti dari Tradisi Riyungan ini adalah mengajak silaturahim dan menggalakkan sedekah.

Source http://republika.co.id/ http://republika.co.id/berita/koran/news-update/14/07/23/n95oya10-riyungan-tradisi-sambut-lebaran-di-merak

Leave A Reply

Your email address will not be published.