Ritual Satu Suro di Petilasan Sri Adji Djoyoboyo Kediri

0 82

Ritual Satu Suro di Petilasan Sri Adji Djoyoboyo Kediri

Sudah menjadi kepercayaan dan tradisi setiap Malam 1 Suro di Petilasan Pamuksan Sri Aji Joyoboyo dipenuhi para pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti prosesi renungan dan do’a kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebelum Upacara Ritual didahului dengan persiapan dan pemberangkatan berbagai sesaji yang dibawa dari rumah Juru Kunci Mbah Misri Desa Menang Kecamatan Pagu yang letaknya tidak jauh dari petilasan menuju tempat sesaji petilasan dan Sendang Tirto Kamandanu.

Upacara Ritual dilaksanakan di tengah keheningan malam dengan lantunan do’a dan membakar sesaji dan penaburan bunga dengan maksud mengharapkan berkah pada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan permohonannya masing masing. Ritual 1 Suro dilanjutkan pada pagi harinya dengan prosesi diawali dengan Arak Pusaka dari Balai Desa Menang menuju Petilasan Pamuksan Sri Aji Joyoboyo dikawal oleh Para Sesepuh Masyarakat, pemuda pembawa pusaka, gadis-gadis pengiring dan Keluarga Besar Hondodento yang semuanya memakai pakaian adat yang dipimpin oleh Kepala Desa Menang Kecamatan Pagu.

Sesampai di lokasi pemuda pembawa Pusaka menyerahkan kepada perwakilan Keluarga Besar Hondodento untuk dilakukan prosesi sebelum dikembalikan lagi kepada pemuda pembawa pusaka yang selanjutnya ditancapkan pada tempatnya di depan Pamuksan Sri Aji Joyoboyo dan dilanjut dengan penaburan bunga setaman di tempat Pamuksan didahlui oleh Kepala Desa, Juru Kunci, Keluaga Besar Hondodento dan seluruh peserta yang hadir.

Pada kesempatan lain Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno mengatakan bahwa Ritual Peringatan 1 Suro di Petilasan Pamuksan Sri Aji Joyoboyo merupakan warisan Budaya leluhur yang Adi Luhung dan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia dalam mengenang dan memperingati serta menghormati jasa-jasa leluhur dan rajanya khususnya Sang Prabu Sri Aji Joyoboyo Raja Kerajaan Kadiri yang sangat terkenal dengan kesaktian dan Buku Ramalan Jongko Joyoboyo yang sudah terbukti nyata ramalan-ramalannya.  

Selain itu banyak juga para pengunjung yang mengambil air di Sendang Tirto Kamandanu terus dibawa pulang untuk pengobatan sebagaimana kepercayaannya, seperti yang dilakukan oleh Mbah Putri Sucipto dari Jombang bersama keluarga dan kerabatnya. Hal ini sudah dilakukan sejak beliau masih membujang sampai saat ini berumur 72 Tahun dengan 7 anaknya.

Source Ritual Satu Suro di Petilasan Sri Adji Djoyoboyo Kediri Semarak Ritual Suro di Petilasan Sri Adji Djoyoboyo Kediri
Comments
Loading...