Ritual Ngaras

0 103

Ritual Ngaras

Ngaras adalah salah satu bagian dari upacara adat siraman yang artinya mencuci telapak kaki ibu dan bapa. Tujuannya untuk menunjukan rasa sayang anak ke orang tua, dan juga sebagai simbol bakti yang terakhir karena akan menghadapi kehidupan yang baru.

Tata cara:

  1. Ngacagkeun aisan, diawali oleh calon pengantin perempuan keluar dari kamar.
  2. Calon pengantin perempuan sujud di pangkuan ibu bapanya sambil mengucapkan “Ema, bapa disuhunkeun wening galihnya, jembar manah ti salira ngahapunten kana sugrining kalepatan abdi. Rehing dina dinten enjing pisan abdi seja nohonan sunah rasul. Hapunten ema, hapunten bapa hibar pangdu’a ti salira.”
  3. Ibu dan bapa ngejawab sambil mengusap kepala anaknya “Anaking, titipan gusti yang widi. Ulah salempang hariwang, hidep sieun teu tinemu bagja ti ema sareng ti bapa mah, pidu’a sareng pangampura, dadas keur hidep sorangan geulis.”
  4. Pengantin istri dibawa ke tempat siraman oleh ibu bapanya untuk melaksanakan upacara siraman.
  5. Orang tuanya menyiramkan air siraman ke wadah dan diaduk untuk upacara siraman.
  6. Siraman:
    • diawali oleh musik kecapi dan suling
    • calon pengantin perempuan dibimbing oleh perias ke tempat siraman sambil menginjak tujuh helai kain
    • siraman calon pengantim perempuan diawali dari ibu, bapa, lalu sesepuh, daei atas kepala hingga telapak kali
    • jumlah penyiramnya ganjil; tujuh, sembilan atau sebelas orang
    • untuk calon pengantin laki-laki, perlengkapan yang dibutuhkan adalah air tujuh macam bunga, dua helai sarung, sehelai selendang batik, handuk, tempat pembakaran dupa, kebaya, payung besar, dan lilin
  7. Siraman terakhir dilakukan dengan pembacaan mantra.
  8. Pemotongan rambut.
  9. Saweran.

Source https://budaya-indonesia.org/Ngaras/ https://budaya-indonesia.org/Ngaras/
Comments
Loading...