Ritual Mipit Paré

0 71

Ritual Mipit Paré

Mipit paré merupakan tradisi masyarakat sunda yang dipersembahkan kepada Dewi Sri (Dewi Padi). Hingga kini mipit paré kerap dilakukan oleh sebagian masyarakat Jawa Barat salah satunya di Kabupaten Subang. Pelaksanaan mipit paré di setiap daerah tentu berbeda-beda. Di Kabupaten Subang sendiri mipit paré biasa dilakukan oleh para petani di sekitar pesawahan yang hidup di desa/kampung yang masih kental dengan budaya leluhur. Di Subang mipit paré sering disebut juga dengan mitembeyan.

Mipit paré dalam pelaksanaannya memiliki dua sesi, sesi pertama dilakukan setelah menanam padi yang bertujuan untuk meminta izin kepada Dewi Sri agar dijauhi dari gangguan apapun hingga masa panen. Sesi kedua biasanya dilakukan sehari sebelum padi dipanen yang bertujuan untuk meminta izin bahwa padi akan dipanen.

Dalam pelaksanaan mipit paré itu sendiri para petani harus mengelilingi sawah terlebih dahulu sambil membaca jangjawokan (mantra yang dibacakan ketika akan memulai suatu pekerjaan, untuk meminta keselamatan, hasil tujuan, dan sebagainya). Setelah itu, petani akan meninggalkan sesajen  di sawah  yang berisi kopi pahit, rujak pisang, daun bambu, kelapa, kemenyan, minyak, kaca, sisir, dan rokok.

Source https://budaya-indonesia.org/Mipit-Par/ https://budaya-indonesia.org/Mipit-Par/
Comments
Loading...