Ritual Mandi-Mandi

0 32

Ritual Mandi-Mandi

Ritual Mandi-mandi merupakan ritual adat peranakan Portugis di Kampung Tugu, Jakarta Utara

Ritual ini jauh dari kesan mistis dan kuno. Masyarakat diajak untuk menari dan bernyanyi sambil menorehkan bedak di muka. Bedak yang digunakan adalah bedak biasa yang diberi air. Sehingga bedak akan menempel di wajah dan membeku.

Kegiatan ini awalnya dilakukan oleh kaum Mardjike. Mardjike adalah kaum tahanan dan budak portugis yang dibebaskan oleh pemerintahan Belanda di Indonesia. Kaum Mardjike adalah penganut agama katolik. Namun karena dimerdekakan oleh Belanda, maka kaum ini diminta untuk menganut agama protestan.

Mandi-mandi merupakan perkawinan antara budaya eropa dan indonesia. Ini terlihat dengan adanya sajian bir di ritual ini. Acara ini bukan hanya dihadiri oleh masyarakat Tugu.

Selain itu ritual ini juga menyajikan musik keroncong tugu. Acara Mandi-mandi terlihat makin hidup dengan suguhan musik keroncong portugis dan tarian dari masyarakat. Keroncong Tugu sendiri merupakan anak dari kesenian Potugis. Alat musik dan alunan yang dihasilkan adalah adaptasi dari Portugis.

Jenis musik keroncong tugu adalah cavaquinhao. Cavaquinhao (dibaca: kavakuinyo) merupakan kakek dari keroncong. Alunan musik ini dimainkan dengan cara dipetik.. Kegiatan ritual kurang lengkap tanpa adanya kuliner. Kampung tugu sendiri punya kuliner ala khas dari jaman leluhur. Kulinernya adalah Udang Pisang, Udang pisang adalah kue basah yang berbentuk segitiga dan dibungkus daun pisang. Dalam sekejap saja hidangan ini sudah langsung habis di santap tanpa sisa oleh masyarakat yang hadir.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Mandi-mandi/
Comments
Loading...