Ritual Gunungan Brama / Kutug

0 85

Ritual Gunungan Brama / Kutug

Gunungan Brama mirip Gunungan Estri. Bentuknya seperti silinder tegak dengan bagian tengah sedikit mengecil. Gunungan Brama juga terbuat dari ole-olerengginangkucu, dan upil-upil. Rangkanya terbuat dari bambu dan badannya ditutup dengan pelepah pisang. Bagian atas gunungan dihias dengan bendera-bendera segitiga berwarna merah, sedang badan gunungandihias dengan ole-ole yang dirangkai mirip jala.

Bagian puncak Gunungan Brama memiliki lubang untuk menempatkan anglo, tungku kecil dari tanah liat. Anglo yang diisi arang membara digunakan untuk membakar kemenyan, sehingga terus-menerus mengepulkan asap tebal. Gunungan Brama merupakan gunungan yang hanya dikeluarkan saat Garebeg Maulud Tahun Dal, perayaan yang hanya diadakan setiap delapan tahun sekali.

Berbeda dengan gunungan lain yang dibagikan ke masyarakat, Gunungan Brama hanya dibagikan kepada keluarga sultan saja.

Gunungan dalam berbagai wujudnya merupakan wujud sedekah dari seorang raja kepada rakyatnya. Sedekah ini menyiratkan bahwa sultan memperhatikan kepentingan rakyat untuk meraih kemakmuran dan kesejahteraan. Masyarakat pun meyakini bahwa makanan yang ada pada gunungan merupakan berkah sehingga mereka berusaha untuk mendapatkannya.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Gunungan-Brama-Kutug/
Comments
Loading...