Ritual Dhanyangan di Wonogiri

0 9

Ritual Dhanyangan di Wonogiri

Ritual Dhanyangan adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat sebagai respons terhadap lingkungan hidup mereka. Tentu saja hal ini berkaitan erat dengan latar belakang budaya, kepercayaan dan nalar tradisional yang telah diturunkan oleh leluhur mereka. Daerah kabupaten wonogiri, terutama bagian selatan dan timur merupakan daerah karst (kapur), dengan tebal tanah subur yang hanya sekitar 10-70 cm. Akibatnya secara umum tidak banyak sumber air yang dapat ditemui.

Untungnya ada beberapa spesies pohon tertentu yang bisa hidup dengan baik di daerah ini seperti beringin, jati, kluwih, cendana dll. Pd beberapa spesies mampu berakar sangat baik, menembus lapisan kapur dan mampu menahan kelembaban tanah sedemikian rupa sehingga bisa memunculkan mata air. Oleh masyarakat sekitar dipercaya fenomena ini sebagai fenomena spiritual. Pohon yang mampu memunculkan mata air dianggap ada semacam roh/spirit/lelembut yang menghuni. Apalagi bila ada beberapa fenomena yang biasanya tak terjelaskan oleh nalar umum, yang terjadi berkaitan dengan pohon. Oleh masyarakat pohon ini disebut pohon yang mempunyai Dhanyang, atau dihuni oleh suatu entitas spiritual.

Ritual dhanyangan dilakukan ketika masyarakat menemukan ada suatu pohon yang di sekitarnya muncul mata air. Setelah diputuskan oleh musyawarah yang melibatkan pemuka masyarakat, akan ditentukan hari pelaksanaan ritual. Pada hari yang ditentukan, masyarakat datang ke lokasi pohon. Membawa sesaji seperti tumpeng (nasi yang disusun seperti gunung, berikut lauk pauknya), ingkung (ayam yang dimasak utuh) dll. Setelah masyarakat berkumpul, dilakukan doa bersama yang intinya meminta kesejahteraan untuk masyarakat, khususnya agar mata air yang muncul dapat mencukupi kebutuhan masyarakat. Setelah itu lokasi disekitar pohon dan mata air diberi pagar. Pemagaran ini bisa bersifat sementara maupun permanen. Kegiatan diakhiri dengan makan bersama.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Ritual-Dhanyangan-di-Wonogiri/
Comments
Loading...