Rigig Bebegig Sukamantri Ciamis

0 96

Rigig Bebegig Sukamantri

Rigig Bebegig Sukamantri bagi orang yang baru melihat akan merasa takjub karena dalam melakukan tariannya si penari bebegig harus menggunakan topeng yang beratnya sebesar 40kg. Wajah bebegig mirip Buta dalam wayang yang biasanya menggunakanan makuta namun rambutnya dipakaikan injuk yang dipercantik menggunakan daun ‘waregu’, bubuay dan bunga kertas. Badannya hitam dan bagian belakangnya diberi gantungan bernama kolotok munding. Lalu bagian kakinya dipakaikan gengge. Tarian ini termasuk lucu tetapi ada sedikit unsur magis. Bebegig Sukamantri berasal dari Desa Campakalarang, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis.

Sesepuh Desa Campakalarang berkata kasenian ini termasuk kesenian helaran (maksudnya kesenian ini dilakukan dengan diarak di jalan). Kesenian ini erat kaitanya dengan cerita rakyat Prabu Sampulur. Seorang raja yang gagah berani dan sakti mandraguna. Bebegig sukamatri biasanya disaksikan dalam acara agustusan, pesta ulang tahun kabupaten Ciamis atau dalam acara pagelaran seni tradisional mulai dari tingkat jabar sampai nasional. Memainkan bebegig sukamantri membutuhkan tenaga ekstra dan latihan yamg keras karena si penari harus menari dengan mengenakan topeng yang beratnya tidak biasa bagi penari-penari biasanya. Bebegig sukamantri ini merupakan tradisi yang baru “bangun” karena baru diangkat lagi oleh seniman dan masyarakat yang mencintai seni ini.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Rigig-Bebegig-Sukamantri/
Comments
Loading...