Reog Cengal: Kesenian dari Kuningan

0 434

Berbeda dengan Reog yang dikenal didaerah lain, Reog Cengal merupakan perpaduan beragam macam seni. diantaranya seni Karawitan sebagai musik pengiring, silat, dan sandiwara.

Kesenian Reog Cengal yang lahir pada tahun 1946 di desa Cengal kecamatan Japara kabupaten Kuningan ini diawali dengan Tatalu, dilanjutkan Babadayan atau gerakan maju-mundur membuat formasi terhadap satu titik, Banyolan, silat dan diakhiri dengan Sandiwara.

Kesenian yang berasal dari Cengal kecamatan Jjapara ini memang pada nama hampir sama dengan reog yang umum di tatar sunda. Namun secara tatacara bermain dan langkah langkahnya sangat jauh bereda dengan reog yang umum di tatar sunda.

Reog cengal yang terkenal sekitar taun 50-70 -an kini sudah hampir punah dan sekarang pemainnya pun tinggal satu orang. Dahulu reog cengal tampil ketika acara sunatan kawinan dan upaca-upacara lain. Para pemain yang tampil biasanya dari temam-teman dekat dimana ketika mereka bermain tanpa skenario (spontan) isinya sulit ditebak namun menghibur penonton karena lebih mirip acara lawak atau bobodoran.

Ciri-ciri Reog Cengal:

  1. Terdiri dari empat orang.
  2. Ke empat orang tersebut membawa reog yang berbeda ukuran.
  3. Ditengah panggung reog terdapat sesajen yang ditengahnya terdapat bambu.

Langah-langkah acara dalam Reog Cengal:

  1. Tataluh/pembukaan.
  2. Pencaksilat.
  3. Bobodoran sembari diselingi dengan karawitan.
  4. Penutupan.
Source http://nalasumarna.blogspot.co.id/2017/03/6-tradisi-dan-kebudayaan-lokal.html http://nalasumarna.blogspot.co.id
Comments
Loading...