budayajawa.id

Rangkaian Upacara Adat Dekahan

0 17

Rangkaian Upacara Adat Dekahan

Pada acara upacara tradisi Dekahan biasanya upacara ini dilaksanakan pada bulan “apit”. Harinya kesepakatan dari warga tentunya setelah panen selesai, tidak banyak peristiwa dan kegiatan yang dilakukan di dalamnya.

Pada waktu acara tersebut biasanya seluruh masyarakat sekitar yang merayakannya tradisi sedekah bumi membuat tumpeng dan berkumpul menjadi satu di tempat sesepuh kampung. Di balai desa atau tempat tempat yang telah disepakati oleh seluruh masyarakat setempat untuk menggelar acara ritual dekahan tersebut.

Kemudian masyarakat membawa tumpeng tersebut ke balai desa atau tempat setempat untuk di doakan oleh sesepuh adat. setelah di doakan oleh sesepuh adat. Kemudian kembali diserahkan kepada masyarakat setempat yang membuatnya sendiri.

Nasi tumpeng yang sudah di doakan oleh sesepuh adat setempat kemudian di makan secara ramai ramai oleh masyarakat yang merayakan acara sedekah bumi itu. Ada sebagian masyarakat yang membawa nasi tumpeng tersebut. Membawanya pulang untuk dimakan beserta sanak keluarganya di rumah masing-masing. Pembuatan nasi tumpeng ini merupakan salah satu syarat yang harus dilaksanakan pada saat upacara tradisi tradisional itu.

Makanan yang menjadi makanan pokok yang harus ada dalam tradisi ritual dekahan adalah nasi tumpeng dan ayam panggang. Minuman, buah-buahan dan lauk-pauk hanya bersifat tambahan saja. Tidak menjadi perioritas yang utama.

Pada acara akhir para petani biasanya menyisakan sebagian makanan itu dan diletakkan di sudut-sudut petak sawahnya masing-masing sebagai Bentuk Rasa Syukur. Hal tersebut sudah tidak dilakukan lagi karena masyarakat sudah bisa memahami arti syukur sesungguhnya.

Dalam puncaknya acara ritual dekahan di akhiri dengan melantunkan doa bersama-sama oleh masyarakat setempat dengan dipimpin oleh sesepuh adat. Doa dalam dekahan tersebut umumnya dipimpin oleh sesepuh kampung yang sudah sering dan terbiasa mamimpin jalannya ritual tersebut.

Ada yang sangat menarik dalam lantunan doa yang ada dilanjutkan dalam ritual tersebut. Yang menarik dalam lantunan doa tersebut adalah kolaborasi antara lantunan kalimat kalimat Jawa dan dipadukan dengan doa yang bernuansa Islami.Ritual sedekah bumi yang sudah menjadi rutinitas bagi masyarakat jawa ini merupakan salah satu jalan dan sebagai simbol penghormatan manusia terhadap tanah yang menjadi sumber kehidupan.

Source http://uktibintiarifah.blogspot.co.id/ http://uktibintiarifah.blogspot.co.id/2016/01/adat-istiadat-kebiasaan-dan-budaya.html
Comments
Loading...