Prosesi Tradisi Tementen Kucing Tulungagung

0 147

Prosesi Tradisi Tementen Kucing Tulungagung

Proses dari Temanten Kucing diawali dengan melakukan kirab sepasang kucing betina dan jantan warna putih yang ditempatkan di sebuah keranji. Seorang penganting laki dan wanita membawa dua ekor kucing tersebut kemudian di belakang pengantin didampingi sosok tokoh desa yang sudah mengenakan pakaian adat Jawa. S

Sebelum duduk di kursi pelaminan, pihak pasangan Temanten Kucing tersebut dimandikan di telaga Coban. Kemudian secara bergantian antara kucing betina dan jantan dikeluarkan serta dimandikan memakai air telaga yang sudah melalui tahapan pemberian kembang.

Jika proses pemandian kucing telah selesai, maka proses arak-arakan dimulai untuk langsung menuju ke lokasi pelaminan. Dari tempat yang sudah dipersiapkan terdapat berbagai sesajian yang mana bertujuan untuk menjadi lambang pernikahan kucing jantan dan betina.

Kemudian dari pasangan laki-laki dan perempuan membawa kucing lalu duduk bersandingan di kursi pelaminan. Adapun ucapara pembacaan doa selalu dilakukan oleh pihak sesepuh desa setempat dengan durasi kurang lebih 15 menit.

Setelah upacara Temanten Kucing selesai biasanya warga akan berebut untuk mendapatkan air lalu membasuh muka ataupun membersihkan tangan mereka dari air bekas memandikan kucing. Ada kepercayaan jika setelah membasuh air pemandian kucing maka akan jadi awet muda dan memperoleh berkah.

Source http://lotusgardenhotel.com/ http://lotusgardenhotel.com/mengenal-tradisi-temanten-kucing-tulungagung-kediri/
Comments
Loading...