Prosesi Setelah Pernikahan Adat Ngawi

0 33

Prosesi Setelah Pernikahan Adat Ngawi

Di Indonesia begitu banyak suku bangsa, bahasa daerah, agama dan seni budaya yang beraneka ragam. Adapun adat istiadat pernikahan yang berbeda-beda pada masing-masing daerah. Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilakukan oleh dua orang (seorang laki-laki dan seorang perempuan) dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum dan norma sosial.

Setelah pernikahan

Sepasaran nganten

Sepasaran nganten dilakukan lima hari setelah acara temu temanten. Biasanya dilakukan bancakan sekul gudhangan dengan mengundang tetangga terdekat. Pada zaman dahulu dalam acara sepasaran nganten ini sepasang penganten baru diberi jeneng tuwa namun di zaman sekarang tradisi tersebut sudah jarang atau hampir tidak ada.

Mbubarne sinoman

Setelah atau sebelum acara sepasaran nganten atau bisa juga berbarengan dengan acara sepasaran nganten ada acara mbubarne sinoman. Pada acara mbubarne sinoman tersebut orang yang punya hajat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya  kepada segenap karang taruna atas segala tenaga, waktu, pikiran yang telah disumbangkan demi terselenggaranya acara pernikahan tersebut sehingga acara pernikahan dapat berjalan lancar dari awal sampai akhir.

Ngundhuh temanten

Ngundhuh temanten dilakukan 5 hari setelah acara resepsi. Ngundhuh temanten dilakukan di rumah pihak pengantin pria atau apabila tidak diadakan acara ngundhuh temanten biasanya keluarga besar penganten wanita  berkunjung ke rumah penganten pria untuk bersilaturahim dan mengantarkan anak putrinya yang sudah menjadi istri sekaligus keluarga pengantin pria.

Source https://gpswisataindonesia.info/ https://gpswisataindonesia.info/2017/12/prosesi-pernikahan-adat-ngawi/
Comments
Loading...