Prosesi Dugderan Di Semarang

0 218

Prosesi Dugderan Di Semarang

Saat akan memasuki bulan suci Ramadhan ini di daerah Kota Semarang ini selalu di adakan prosesi Dugderan  yang biasanya di laksanakan di Simpang Lima, Semarang Jateng. Kebanyakan warga setempat selalu ikut melaksanakan prosesi tersebut.

Acara ini biasa diisi dengan menampilkan aneka ragam seni tradisional yang unik yang di antaranya pasukan warak, drum band serta pasukan binika tunggal ika. Pada kegiatan ini prosesi pertama yaitu dengan penyerahan Suhuf Halaqoh yang biasanya di lakukan dari alim ulama masjid kauman kepada bupati dan di bacakan untuk para warga masyarakat yang datang.

Seusai dilakukannya pembacaan Suhuf Halaqoh dilanjutkan dengan pemukulan bedug yang disertai suara meriam. Hal tersebut yang menjadi latar belakang dari upacara tradisi ini. Setelah kegiatan ini kemudian dilanjutkan pembagian makanan dan alquran. Makna dari pemberian makanan ini yaitu sebagai manusia saat menjelang bulan ramdhan harus bisa untuk menjaga hatinya dan termasuk di dalam perbuatan yang tidak baik agar di tinggalkan, dan berpindah dengan perbuatan yang baik.

Dugderan  ini sudah menjadi event dan perayaan  nasional yang ditunggu masyarakat  setempat dan tidak hanya warga Semarang yang melihat acaranya tak jarang di jumpai warga luar kota yang juga menyaksikan acara ini. Dugderan ini sudah mengalami suatu perubahan namun tidak menghilangkan maknanya. Perubahan ini terjadi karena adanya perkembangan zaman yang semakin modern. Adapun pementasan dalam karnaval di antaranya  Warak Ngendok yang di pertunjukkan dengan menyerupai sosok binatang dengan mulut yang terbuka lebar dan lidahnya yang menjulur keluar. Kemudian pada bagian kaki di hiasi dengan rantai, hal ini di perlihatkan karena memiliki makna dan simbol kerukunan antar agama yang terdapat di Kota Semarang.

Source Prosesi Dugderan Di Semarang tribun jateng
Comments
Loading...