Politik Raden Wijaya Mengalahkan Tentara Cina

0 758

Politik Raden Wijaya Mengalahkan Tentara Cina

Pada tahun 1292 M, Kerajaan Singasari diserang oleh Jayakatwang dari Kerajaan Kediri. Akibat penyerangan tersebut, Raja Kertanegara gugur. Raden Wijaya salah seorang menantu Kertanegara bersama istrinya berhasil meloloskan diri. Ia menyeberang ke Madura dan minta bantuan kepada Wiraraja. Setelah beberapa lama, Raden Wijaya dianjurkan kembali ke Kediri untuk pura-pura mengabdi kepada Jayakatwang.

Singkat cerita, Raden Wijaya pun diterima mengamdi oleh Jayakatwang. Kemudian Jayakatwang menghadiahkan daerah hutan Tarik kepada Raden Wijaya. Dengan bantuan para pengikutnya, mulailah ia membangun hutan Tarik. Ketika sedang bekerja, salah seorang di antara mereka menemukan buah Maja. Raden Wijaya lalu memakannya. Ternyata rasanya sangat pahit. Oleh karena itulah desa tersebut diberi nama Majapahit.

Pada tahun 1292, pasukan Cina yang besar mendarat di Tuban. Pasukan ini dipimpin oleh tiga orang panglima. Ketika terdengar kabar bahwa tentara Cina mendarat di Tuban, Raden Wijaya mengirim utusan yang menyampaikan pernyataan bahwa ia sanggup membantu tentara Cina tersebut. Pasukan Cina bergerak menyerbu Kediri, sedangkan Wijaya dengan pasukannya mengikuti dari belakang. Setelah pertempuran dahsyat terjadi, pasukan Jayakatwang mundur masuk ke dalam kota dengan meninggalkan ribuan prajurit yang gugur.

Kota dikepung oleh pasukan Cina. Jayakatwang keluar dan menyerahkan diri. Raja Jayakatwang bersama keluarganya dan para pejabat kerajaan ditawan dan dibawa oleh panglima tentara Cina ke banteng pertahanan mereka di Hujung Galuh. Di dalam penjara, Jayakatwang sempat menggubah sebuah kakawin yang diberi nama Wukir Polaman. Ia meninggal dunia dalam tahanan tersebut. Ardaraja melarikan diri ke pegunungan tetapi dapat dikejar dan ditangkap oleh tentara Cina, kemudian ditawan di Daha.

Raden Wijaya kembali ke Majapahit yang diantar oleh sepasukan tentara Cina. Di Majapahit pasukan Wijaya menyerang pasukan Cina, dan terjadilah perang. Bala bantuan Cina datang ke Majapahit, tetapi dilawan oleh pasukan Wijaya dengan menggunakan perang gerilya.

Tentara Cina yang biasa bertempur di padang terbuka dengan pasukan kudanya tidak mampu melayani perang gerilya dihutan-hutan. Banyak diantara mereka yang menjadi korban. Komando tentara Cina menganggap perang itu tidak ada gunanya, karena mereka telah melaksanakan tugas dan telah berhasil menghukum Raja Jawa. Selain itu, tiupan angin musim sudah mulai berubah, bila terlalu lama menunggu mereka tidak dapat kembali ke Cina saat itu, dan harus menunggu perubahan angin tahun depannya. Oleh sebab itu, panglima tentara Cina memutuskan untuk kembali ke Cina.

Source Politik Raden Wijaya Mengalahkan Tentara Cina Sejarah Negara Com
Comments
Loading...