Pitutur Jawa : Witing Tresno Jalaran Saka Kulino

0 251

Pitutur Jawa : Witing Tresno Jalaran Saka Kulino

Pepatah jawa kuno Witing Tresno Jalaran Saka Kulino sangat familiar bagi orang jawa. Maknanya kurang lebih adalah bahwa rasa cinta biasanya akan datang jika kita telah terbiasa menjalin komunikasi dan interaksi.

Saya tidak hendak mengaitkan ini dalam pengertian cinta sebagai hubungan antara lelaki dan perempuan. Hubungan seperti itu saya yakin pembaca sudah jauh lebih paham. Tapi saya lebih menyoroti ke makna tumbuhnya perasaan karena terbiasa. Dalam arti bahwa segala sesuatu itu harus dirawat. Pertemanan perlu dirawat, karier perlu dirawat, pekerjaan perlu dirawat.

  • Merawat pertemanan bisa dengan rutin mulai menyapa. Jangan hanya menyapa jika ada maunya saja. Banyak kan yang begini ? Kalau sungkan melalui japri bisa melalui grup. Ada lho sahabat saya di grup WA yang setiap pagi rajin menyapa teman satu persatu. Saya menjuluki dia si tukang absen. Tapi meskipun hanya begitu, dia menjadi pemersatu sahabat sekaligus membuat grup hidup.
  • Merawat karier mutlak diperlukan. Dengan apa ? Dengan kerja keras, terus belajar dan dedikasi. Jangan merawat karier dengan cara menyuap atau menjilat atasan atau nepotisme. Dengan 3 cara ini mungkin karier cepat naik, tapi selanjutnya akan cepat terlihat juga bahwa anda tidak kapabel. Dan dengan segera anda terpinggirkan dengan sendirinya.
  • Mengapa merawat pekerjaan itu penting ? Karena banyak orang mendapatkan pekerjaan yang tidak sesuai keinginan. Ketimbang kita terus gelisah karena rasa tidak puas, mending belajar mencintai pekerjaan. Banyak kok orang sukses yang berawal dari “terpaksa karena nggak ada kerjaan lain”. Jika kemudian mereka sukses ya karena mereka berhasil perlahan-lahan mencintai pekerjaannya.
Source https://www.kompasiana.com/ https://www.kompasiana.com/mamatotik/58133e1eaf7a6199229ea274/belajar-nilai-positif-dari-pitutur-jowo?page=all
Comments
Loading...