Pitutur Jawa : Kalah Cacak Menang Cacak

0 141

Pitutur Jawa : Kalah Cacak Menang Cacak

Salah satu pengertian “cacak” dalam bahasa Jawa adalah “mencoba. Sedangkan pengertian “kalah” dan “menang” disini adalah “hasil”, apakah “sukses” atau “gagal”. Secara keseluruhan pengertian “Kalah cacak menang cacak” adalah. “Apapun hasilnya, kita harus mencoba melakukannya”. Jangan Cuma “sedhakep marikelu” karena “awang-awangen” dengan apa yang akan terjadi nanti.

Dalam kehidupan sehari-hari banyak kita jumpai manusia yang tidak melakukan apa-apa dengan berbagai alasan. Banyak dokter muda usia yang maju mundur kalau ditawari penempatan di pedalaman. Orang tua yang barangkali “sayang anak” kebanyakan akan mendukung keraguan anaknya dengan mengatakan: “Sudahlah cari kerja apa saja disini, yang penting kumpul”. Mungkin juga mau ditambah “mangan ora mangan waton kumpul” tetapi tidak jadi. Mana ada orang kumpul tidak makan.

Orang tua yang lain mungkin pendapatnya beda. Ia akan menasihati anaknya. “Semua kan harus dilakoni dulu to nak. Kalau belum dijalani dari mana kita tahu disana sengsara. Sengsara atau tidak itu kan kita sendiri yang bikin.

Jadi orang-orang sukses mulai dari entertainer, Penyanyi, Penyair, Penulis, Pebisnis, penemu, sampai Jenderal dan Presiden pendapatnya sama dengan kita: “Kalah cacak menang cacak”. Oh ya, “kalah cacak menang cacak” samasekali bukan “bonek”. Tetap harus dengan Deduga, Prayoga, Watara dan Reringa. Tetapi jangan berhenti begitu melihat tingginya gunung yang harus didaki.

Source http://iwanmuljono.blogspot.com/ http://iwanmuljono.blogspot.com/2012/02/kalah-cacak-menang-cacak-vs-comfort.html
Comments
Loading...