Pertunjukan Ubrug Kesenian Dari Banten

0 208

Ubrug diambil dari bahasa Sunda yaitu saubrug-ubrug yang artinya bercampur baur. Dalam pelaksanannya, kesenian ubrug ini kegiatannya memang bercampur yaitu antara pemain atau pelaku dengan nayaga yang berada dalam satu tempat atau arena. Untuk mempertunjukkan kesenian ini, harus ada perlengkapan – perlengkapan yang harus dikenakan atau yang harus ada, seperti:

Tempat Pentas
Ubrug dipentaskan di halaman yang cukup luas dengan tenda seadanya cukup dengan daun kelapa atau rumbia. Pada saat menyaksikan ubrug, penonton mengelilingi arena. Sekitar tahun 1955, ubrug mulai memakai panggung atau ruangan, baik yang tertutup ataupun terbuka di mana para penonton dapat menyaksikannya dari segala arah.
Perkembangan selanjutnya, Kesenian Ubrug berangsur-angsur digunakan untuk hiburan pada acara hajatan, yakni selamatan pernikahan, khitanan, peresmian gedung baru, dan sebagainya. Sebagai alat penerangnya pada masa lalu adalah obor atau lampu blancong, yang disimpan di tengah-tengah arena pentas dan para pemainnya berada di sekeliling obor atau blancong tersebut. Blancong adalah lampu minyak tanah yang bersumbu dua buah dan cukup besar, yang diletakkan di tengah arena. Lampu blencong ini sama dengan oncor dalam ketuk tilu, sama dengan gembrong atau lampu petromak.
Peralatan
Waditra yang digunakan dalam ubrug yaitu kendang besar, kendang kecil, goong kecil, goong angkeb (dulu disebut katung angkub atau betutut), bonang, rebab, kecrek dan ketuk. Alat-alat ini dibawa oleh satu orang yang disebut tukang kanco karena alat pemikulnya bernama kanco yaitu tempat menggantungkan alat-alat tersebut.
Busana

Busana yang dipakai yaitu: juru nandung mengenakan pakain tari lengkap dengan kipas untuk digunakan pada waktu nandung. Pelawak atau bodor pakaiannya disesuaikan dengan fungsinya sebagai pelawak yang harus membuat geli penonton. Bagi nayaga tidak ada ketentuan, hanya harus memakai pakaian yang rapi dan sopan dan pakaian pemain disesuaikan dengan peran yang dibawakannya.
Source http://wisata-indonesia-elipl.blogspot.co.id/ http://wisata-indonesia-elipl.blogspot.co.id/2016/02/ubrug-teater-rakyat-banten.html
Comments
Loading...