Pertunjukan Seni Dodod dari Pandeglang

0 281

Pada permulaan tumbuh  ( 1740 ), seni Dodod merupakan media upacara ritual, dalam bercocok tanam, terutama  padi.  Disajikan bila masa panen tiba maka seni Dodod sering dipanggil untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberhasilan panen dengan hasilnya yang memuaskan. Pada perkembangannya, seni ini juga dipergunakan sebagai sarana hiburan rakyat, seperti Upacara selamatan  Khitanan, Upacara Perkawinan dan sebagainya.

Setiap pementasan Dodod beranggotakan sepuluh orang atau lebih yang masing-masing memiliki tugas tersendiri untuk memainkan alat musik dan dalam pentas tertentu ada juga beberapa penari yang menyesuaikan dengan irama musik Dodod yang didendangkan. Selain tarian dalam kesenian Dodod juga ada nyanyian-nyanyian syair tertentu.

Alat-alat musik Dodod terdiri dari beberapa instrumen seperti Bedug ukuran kecil dan Angklung, Kostum para pemain Dodod biasanya seragam dan memakai penutup kepala yang masing-masing perpaduan Sunda dan Seni dalam Islam, Dodod juga dimainkan oleh pria maupun wanita. Kesenian Dodod memiliki keragaman baik dalam alat-alat, tarian dan aspek lainnya.

Kesenian adalah bunga-bunga kehidupan masyarakat sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME dan kegembiraan yang di kemas bentuk kesenian termasuk kesenian Dodod di Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu selayaknyalah masyarakat dan pemerintah Kabupaten Pandeglang tetap melestarikan keberadaan seni budaya tradisional yang memiliki implikasi pada pariwisata dan ekonomi. Semoga kita dapat memaknai pesan yang terkandung yaitu tentang rasa syukur kepada Tuhan dan tentang kemajuan dalam pertanian terutama padi sehingga para petani di Kabupaten Pandeglang-Banten sejahtera lahir batinnya.

Source https://ojifahrurojiindonesia.wordpress.com/tag/budaya-masyarakat-pandeglang/ https://ojifahrurojiindonesia.wordpress.com
Comments
Loading...