Persebaran Tari Ronggeng Gunung

0 154

Persebaran Tari Ronggeng Gunung

Desa-desa di Ciamis selatan yang memiliki kesenian ronggeng gunung adalah desa Panyutran, Ciparakan, Burujul dan menyebar ke arah selatan, yaitu di Kawedanaan Pangandaran sampai ke Kecamatan Cijulang. Dalam beberapa generasi ronggeng gunung mampu mempertahankan ciri-ciri khas yang dimiliki.

Namun demikian ditemukan pula tarian dalam bentuk yang hampir sama di daerah lain seperti banjet di Krawang, dombret di Subang. Perbedaan masih tetap nyata. Jika banjet dan dombret sudah banyak mempergunakan lagu-lagu populer, ronggeng gunung tetap mempergunakan lagu-lagu yang bersifat buhun (lama). Dombret dan banjet sudah banyak dipengaruhi oleh budaya dari luar Sunda, seperti Jawa, Bugis Makasar, Lampung dan juga Madura melalui pergaulan antara para nelayan.

Seperti tari-tari lain sejenisnya, ronggeng gunung juga merupakan tari hiburan dan pakaian yang dikenakan sesuai dengan tradisi setempat. Segi lain yang menarik dari pertunjukan ini adalah pada saat pertunjukan berlangsung, yaitu dengan sering tampilnya para penonton untuk menemani penari ronggeng menari. Seringkah tingkah “penari penonton” ini membuat geli orang-orang yang menyaksikan, sehingga suasana pun berubah menjadi riuh dan bergembira. Suasana yang ditampilkan tersebut menunjukkan ciri khas suatu kesenian rakyat, yaitu akrab dimana penari dan penonton berbaur tanpa batas yang jelas.

Pada masa pemberontakan DI/TII berkecamuk di Jawa Barat, kesenian ronggeng gunung hampir-hampir lenyap karena seringnya terjadi gangguan terhadap pertunjukan yang sedang berlangsung. Setelah gerombolan DI/TII ditumpas, pertunjukan ronggeng gunung yang sangat digemari oleh masyarakat itu pun muncul kembali.

Source http://www.wacana.co/ http://www.wacana.co/2013/04/tari-ronggeng-gunung/
Comments
Loading...