Permainan Ucing Udag Sunda

0 47

Ucing Udag

Ucing udag adalah sebuah permainan yang berasal dari dataran sunda yang bisa dimainkan oleh dua orang pemain atau lebih. Jika dilihat dari arti penyusun frasanya, ucing memiliki arti “kucing” dan udag memiliki arti “udag”. Dari sana, kita bisa simpulkan bahwa permainan ini mengacu pada kejar-kejaran dan orang yang mengejar disebut ucing.

Ucing udag juga memiliki beberapa jenis, di antaranya, ucing udag biasa, ucing jibeh, ucing kub-bangun dan ucing kub-segar.

Ucing udag biasa adalah permainan kejar-kejaran dengan satu pengejar (ucing). Si ucing harus menyentuh pemain yang lain agar dia berhenti menjadu ucing dan orang yang tersentuhlah yang menjadi ucing selanjutnya.

Ucing jibeh. Jibeh di sini adalah sebuah akronim dari “beunang hiji, beunang kabeh”. Ucing jibeh memiliki keunikan tersndiri, yaitu, si ucing bisa ada banyak. Pada awal permainan si ucing hanya ada satu. Jika dia berhaasil menyentuh pemain lain, dia akan menjadi ucing bersama orang yang disentuhnya. Begitu terus hingga semua pemain menjadi ucing. Jika semua pemain sudah menjadi ucing, permainan akan memulai dari awal lagi dan yang akan menjadi ucing adalah orang pertama yang disentuh oleh ucing di awal tadi.

Ucing kub-bangun hampir sama dengan ucing udag biasa, bedanya, ucing kub-segar memperbolehkan si pemain, selain ucing, bisa berhenti dan membuat ucing tak bisa menjadikannya ucing meskipun disentuhnya, itu dinamakan kub. Pemain yang sedang kub tidak bisa bergerak hingga dia dibangunkan oleh pemain lain sambil menyebut “bangun.

Ucing kub-segar hampir sama dengan dengan ucing kub-bangun. Tetapi di ucing kub-segar, orang yang kub bisa bangun sendiri dengan menyebutkan kata “segar”.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Ucing-Udag/
Comments
Loading...