budayajawa.id

Permainan Tradisional Pletokan dari Betawi

0 9

Disebut dengan nama Pletokan dikarenakan bunyi yang dihasilkan dari permainan ini berbunyi “pletok”. Permainan tradisional ini berasal dari Jakarta yang merupakan permainan khas masyarakat Betawi. Meski demikian, tidak hanya dikenal oleh masyarakat Jakarta, permainan pletokan juga diketahui dan dimainkan di beberapa daerah lain di Indonesia.

Permainan ini dimainkan oleh anak laki-laki berusia 6-13 tahun, dimainkan secara perorangan atau kelompok. Bila dimainkan perorangan biasanya sasaran utamanya adalah binatang berupa serangga-serangga kecil. Sementara, bila dimainkan per kelompok, maka sasaran permainan ini adalah lawan dari kelompok itu. Jadi, gambaran permainan ini seperti bermain tembak-tembakan atau perang-perangan, cuma alat yang digunakan di sini bukan pistol mainan atau sejenisnya melainkan dengan memanfaatkan bambu kecil.

Bambu kecil yang dipakai memiliki ukuran panjang 30 cm dan berdiameter 1/2 sampai 1 cm. Jumlah bambu yang dibutuhkan untuk permainan ini ada dua, yang pertama sebagai bedil larasnya, dan yang satunya lagi sebagai penolak atau sodokan untuk menembakkan peluru dari dalam bambu. Untuk bambu yang kedua, bambu harus dibuat (dengan cara diraut) sesuai dengan lingkaran laras pada bambu pertama, dan pada bagian pangkal bambu itu dibentuk untuk pegangan berukuran sekitar 10 cm.

Sedangkan pelurunya bisa dibuat dari kertas, biji jambu, kembang atau dedaunan. Khusus untuk peluru kertas dan dedaunan, agar dapat dibentuk bulat maka kertasnya harus dibasahkan kemudian dibentuk seperti bola-bola kecil. Supaya alat mainan ini awet dan tahan lama pilih bambu yang sudah tua dan kuat agar bambu tidak mudah pecah saat digunakan.

Source http://www.permainan-tradisional.com/2014/12/permainan-tradisional-pletokan.html http://www.permainan-tradisional.com
Comments
Loading...