Permainan Tradisional Lodong Atau Meriam Bambu Sunda Jawa Barat

0 355

Permainan Tradisional Lodong Atau Meriam Bambu Sunda Jawa Barat

Meriam merupakan sejenis pistol yang tergolong dari artileri yang meluncurkan proyektil menggunakan propelan. Dulu, bubuk mesiu adalah propelan utama sebelum penemuan bubuk tanpa asap pada abad ke-19. Meriam bervariasi dalam kaliber, jangkauan, mobilitas, tingkat api, sudut api, dan daya tembak berbagai bentuk meriam menggabungkan dan menyeimbangkan atribut-atribut ini dalam berbagai tingkat, tergantung pada penggunaan yang diinginkan di medan perang.

Kata meriam berasal dari beberapa bahasa, di mana definisi aslinya biasanya bisa diterjemahkan sebagai tabung, tebu, atau buluh. Di era modern, istilah meriam telah jatuh dan mengalami penurunan dan hal ini, digantikan oleh senjata api atau artileri jika bukan istilah yang lebih spesifik seperti senjata api, mortir atau howitzer, kecuali di medan perang udara. Sering digunakan sebagai alat manual dari meriam itu sendiri.

Indonesia mempunyai permainan yang menyerupai meriam. Namun bahan dan juga alat maupun tempat dan cara yang digunakan sangat berbeda dengan meriam pada umumnya. Permainan tradisional lodong merupakan sebuah permainan tradisional anak indonesa yang bentuknya menyerupai senjata militer pada jaman dahulu.

Permainan tradisional lodong ini berbahan dasar dari pohon bambu yang dilubangi untuk menempatkan karbit. Karbita digunakan sebagai bahan bakar permainan tradisional lodong. Kemudian sulut lubang yang satunya lai dan ketika lodong dinyalakan maka akan mengakibatkan suara yang nyaring dan keras yang menyerupai sebuah senapan.

Namun pada dasarnya permainan ini sudah jarang dilakukan oleh masyarakat. Karena pada jaman dahulu anak-anak berbondong-bondong untuk melakukan permainan tradisional ini. Permainan ini dilakukan oleh 2 (dua) kubu.

2 (dua) kubu tersebut mempunyai sebuah tempat yang berada di satu titik tertentu untuk menggapai pihak lawan. Permainan ini seperti melakukan perang atau sebagai ilustrasi perang yang sungguhan. Dimana setiap kubu berhadapan satu sama lain dan menggerakan hingga menghidupkan lodong.

Adanya perkembangan teknologi sendiri dapat menggeserkan permainan ini karena mungkin, pertama tempat yang sangat minim, misalnya daerah atau tanah persawahan yang dijadikan sebuah perumahan dan lain sebagainya. Namun permainan ini harus didampingi oleh orang tua pasalnya takut terjadi hal yang tidak diinginkan.

Permainan ini merupakan sebuah permainan yang sangat digemari atau dimainkan. Pada saat bulan suci Ramadhan pasalnya jika memainkan permainan ini pemain bisa lupa akan waktu. Permainan ini melibatkan api dan juga zat kimia (karbit). Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan lodong yakni terdiri dari bambu, gergai, kayu yang ditajamkan pada ujungnya, bor, minyah tanah / karbit, corong, lampu atau lilin, potongan kayu, dan korek api.

Source https://kaulinansunda.com/ https://kaulinansunda.com/category/lodong/
Comments
Loading...