Permainan Tradisional Gagarudaan, Khas Sunda

0 47

Permainan gagarudaan merupakan salah satu permainan tradisional khas Sunda yang dapat menguji wawasan pengetahuan anak-anak. Biasanya permainan ini sering dimanfaatkan oleh seorang guru sebagai pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan anak-anak mengenal huruf.

Gagarudaan berawal dari kata Garuda yang mempunyai arti ada 5. Permainan ini sangat mengandalkan perhitungan jari tangan dari setiap pemain yang ikut bermain.

Biasanya setiap pemain harus menyebutkan jenis kata-kata yang diawali dari huruf tertentu setelah pemain menghitung berapa banyak jari tangan yang diberikan oleh setiap pemainnya. Misalnya saja jenis kata yang akan disebutkan oleh setiap pemainnya yaitu seperti nama benda, nama orang, nama hewan, nama buah-buahan, nama kota, nama negara ataupun jenis nama-nama lainnya.

Misalnya beberapa orang pemain berkumpul dan membentuk sebuah lingkaran yang saling berhadapan satu sama lain. Kemudian mereka membulak-balikan tangan sambil menyebutkan kata “Gaagaarudaa-aan” (dalam suara dinyanyikan). Setiap pemain menyodorkan jari tangannya. Lalu salah satu pemain menghitung jumlah dari keseluruhan jari tangan yang disodorkan oleh masing-masing pemain. Misalnya jumlah jari yang sudah terhitung ada 11 buah, itu artinya jika dalam susunan abjad urutan huruf yang ke 11 yaitu huruf “K”.

Nah setelah menemukan huruf awalnya, setiap pemain harus menyebutkan jenis kata berawalan huruf “K” yang sudah disepakati sebelumnya secara bergantian. Misalnya jenis kata yang disepakati yaitu jenis kata nama buah-buahan. Nama buah-buahan yang berawalan “K” seperti buah kelengkeng, kelapa, kesemek, kiwi, kurma, kedongdong dan lainnya.

Untuk permainan gagarudaan ini ada peraturan untuk setiap nama kata yang sudah disebutkan oleh pemain tidak boleh disebutkan lagi oleh pemain berikutnya. Jika ada pemain yang menyebutkan nama kata yang sama atau yang sudah disebutkan oleh pemain sebelumnya maka pemain tersebut akan terkena hukuman. Misalkan hukumannya itu seperti menari, bernyanyi atau jenis hukuman lainnya yang sudah disepakati sebelumnya oleh semua pemain. Permainan ini dapat terus berlanjut sampai pemain kehabisan kata-kata/ide dalam mencari nama dari kata-kata tertentu.

Agar mengasyikan dan lebih seru lagi, saat pemain memikirkan nama kata untuk disebutkan, salah satu pemain menghitung waktu seberapa lama pemain tersebut dapat berpikir. Misalnya dalam hitungan ke 5 pemain harus menyebutkan nama kata nya jika tidak pemain tersebut akan terkena hukuman.

Source Permainan gagarudaan merupakan salah satu permainan tradisional khas Sunda yang dapat menguji wawasan pengetahuan anak-anak. Biasanya permainan ini sering dimanfaatkan oleh seorang guru sebagai pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan anak-anak mengenal huruf. https://lafinus.wordpress.com/2014/06/15/makna-filosofis-dalam-permainan-tradisional-anak-di-jawa/

Leave A Reply

Your email address will not be published.