Permainan Kucing-Kucingan Jawa Barat

0 1.712

Permainan Kucing-Kucingan Jawa Barat

Salah satu jenis permainan tradisional masyarakat Jawa yang juga sudah lama dikenal biasa disebut dengan Kucing-kucingan. Permainan ini menyebar di berbagai daerah di Jawa, meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI. Yogyakarta. Dolanan ini juga sering disebut dolanan Kus-Kusan atau Alih Lintang.

Ciri-ciri Dolanan Tradisional Kucing-kucingan ialah :

  • Sebuah permainan anak yang melibatkan 5 pemain atau bisa laki-laki semua atau perempuan semua.
  • Umumnya yang bermain dolanan kucing-kucingan adalah anak laki-laki, karena membutuhkan kekuatan fisik untuk berlari.
  • Sementara alat yang digunakan untuk dolanan ini, hanya membutuhkan halaman yang luas, bisa halaman rumah, halaman kebun, atau lapangan.
  • Anak-anak mulai membuat garis silang tegak lurus dengan panjang garis masing-masing sekitar 2,5 meter.
  • Selanjutnya,keempat ujung garis dibuat lingkaran kecil dengan kaki yang melingkar. Sementara tengah garis, nantinya dipakai untuk pemain dadi.
  • Biasanya yang bermain dolanan ini adalah anak-anak yang berumur 8-12 tahun dari semua golongan masyarakat tanpa membedakan status sosial.
  • Apabila mereka hendak berpindah tempat, maka caranya dengan melangkahkan satu kaki dilangkahkan ke luar dan tangan saling berjabat tangan. Setelah itu mereka saling berpindah tempat.

Nilai atau manfaat dari permainan tradisional ini yaitu :

  • Permainan tradisional kucing-kucingan mengajarkan kepada anak untuk bermain secara sportif.
  • Anak-anak harus berani menghadapinya, dan tidak boleh cengeng.
  • ebab jika tidak sportif, tentu akan ditinggal oleh teman bermain lainnya. Selain itu, dolanan ini juga menuntut ke para pemainnya untuk cekatan berlari.
  • Anak yang tidak cepat berlari tentu akan selalu menjadi pemain dadi. Tetapi kadang juga ditemui anak yang justru suka menjadi pemain dadi. Anak seperti itu kadang kebal terhadap ejekan teman lainnya.
Source Permainan Kucing-Kucingan Jawa Barat priyosport07's blog
Comments
Loading...