Permainan Gangsingan

0 344
Permainan Gangsingan

Sejarah penyebaran gasing di nusantara belum dikenali secara pasti. Berdasarkan ceritanya permainan tradisional ini sudah dikenal di Pulau Natuna jauh sebelum masa penjajahan Belanda.

Permainan tradisional  yang akrab dimainkan oleh kaum laki-laki disebut dengan Gangsingan, sebab jarang perempuan yang memainkannya. Anak-anak, remaja hingga dewasa, laki – laki sering memainkan permainan ini.

Ciri-ciri dari permainan tradisional Gangsingan ini yaitu :

-Biasanya, masyarakat di pedesaan memainkan permainan ini di halaman rumah yang luas, bertanah keras dan datar.

-Permainan bisa dilakukan dalam bentuk perorangan maupun antar group.

-Adapun jumlah pemain bervariasi, tergantung kondisi dan kebiasaan di daerah masing-masing.

-Biasanya permainan ini masih bisa ditemukan di daerah pedesaan.

-Terutama pada perayaan hari-hari besar keagamaan dan tujuh belasan.

-Biasanya permainan gasing diperlombakan untuk memeriahkan perayaan hari-hari besar keagamaan, seperti perayaan tahun baru Islam, Idul Fitri dan hari yang lainnya.

Cara Bermain Gasing

Yang Pertama

Tali dililit hingga habis pada gasing. Ujung tali yang dibuat simpulkan diselipkan pada salah satu jari tangan kanan agar tidak lepas saat melempar gasing.

-Yang Ke Dua

Pegang gasing yang sudah dililit dengan tali tersebut dengan tangan kanan. Kemudian lemparkan dengan gerakan memutar ke tanah.

-Yang Terakhir

Gasing akan terlepas dari lilitan tali dan terlempar dengan gerakan berputar ke tanah. Jika cara melemparnya benar, di tanah gasing akan berputar pada satu poros dan bertumpu pada satu titik keseimbangan.

 

Source Permainan Gangsingan permainan tradisional indonesia
Comments
Loading...