Perkembangan Tradisi Eder di Desa Roboyo Jepara

0 29

Eder sebenarnya hanya menabuh bedug di masjid. Masyarakat Robayan berharap kedepannya Karang Taruna akan menggarap tradisi Eder lebih menarik dengan cara membuat acara arak-arakan semacam Pesta Baratan tetapi bukan menggunakan figur sebagai Ratu Kalinyamat melainkan menggunakan figur sebagai Sultan Hadlirin menunggang Kuda dan dibelakangnya ada Sebagai Santri dari Sultan Hadlirin dan juga sebagai Abdi dalem Kerajaan Kalinyamat yang membawa banyak bungkusan bunga yang telah didoakan dan dibagi-bagikan kepada setiap orang yang menonton arak-arakan, dengan tujuan agar setelah menonton arak-arakan warga langsung berziarah kubur ke sanak keluarganya yang telah meninggal. Tujuan menggunakan figur Sultan Hadlirin karena beliau merupakan seorang tokoh agama yang terkemuka,

Biasanya acara ini di mulai pada jam 4 sore lengkap dengan penabuh bedug. Acara tersebut dinamai Ederan (ahiran an yang artinya acara) seperti akhiran an pada Dhandhang-an dan Dugder-an.

Source https://id.wikipedia.org/wiki/Eder id.wikipedia.org

Leave A Reply

Your email address will not be published.