Perkembangan Tari Lengger

0 54

Perkembangan Tari Lengger

Nama Tari Lengger ini sendiri diambil dari kata le yang berarti anak laki-laki dan kata ger yang berarti geger atau ramai. Karena banyaknya para penonton laki-laki yang hadir dalam setiap pertunjukannya. Tarian ini dahulunya dianggap negatif karena gerakan dan juga adegan dalam tarian ini dianggap dapat mengundang birahi. Selain itu juga tidak jarang para penonton yang ikut dalam menari sambil mabuk.

Namun tarian ini telah berhasil diubah oleh Sunan Kalijaga dan kemudian menjadikan tarian ini sebagai sarana dakwah yang disisipkan ajaran untuk selalu mengingat kepada Tuhan. Sehingga banyak juga yang mengatakan bahwa nama lengger diambil dari kata eleng atau eling yang berarti ingat, sedangkan kata ngger artinya nak (sebutan untuk seorang anak). Sehingga dapat diartikan menjadi ingatlah nak yaitu seruan untuk menggingat pada kebaikan dan juga untuk mengingat kebesaran Tuhan.

Dalam perkembangannya, tarian ini masih menjadi tarian tradisional yang tetap dilestarikan di Provinsi Jawa Tengah. Tarian ini masih sering ditampilkan dibeberapa tempat di Jawa Tengah seperti di banyumas, wonosobo, dieng, dan lain-lainnya. Tari Lengger ini biasanya ditampilkan diacara hajatan, hari besar, penyambutan para tamu terhormat dan festival budaya di Provinsi Jawa tengah.

Source https://www.cintaindonesia.web.id/ https://www.cintaindonesia.web.id/2018/09/tari-lengger-tarian-tradisional-dari.html
Comments
Loading...