Perbedaan Tarian Gaya Solo Dan Jogja

0 138

Perbedaan Tarian Gaya Solo Dan Jogja

Perbedaan mendasar antara tari gaya Jogja dan Surakarta terdapat pada dasar tuntunannya. Untuk Jogja memahami 7 hal yaitu: wiraga, wirama, wirasa, sawiji, greget, sengguh, ora mingkuh. Sedangkan untuk Surakarta mempunyai delapan macam yaitu pacak, pancat, ulat, lulut, luwes, wilet, wirama, gendhing. Kali ini kita akan ambil contoh mengenai tari klasik gaya surakarta.

Saat ini terdapat dua jenis mainstream yang berkembang pada tari klasik gaya surakarta, yaitu gaya Kasunanan dan Mangkunegaran. Untuk gaya mangkunegaran banyak mendapatkan pengaruh dari Jogjakarta setelah Mangkunegara VII menikah dengan putri Sultan Hamengku Buwono VII.

Demikian sebaliknya dengan tari di Pura Pakualaman, yang banyak mendapatkan pengaruh dari gaya kasunanan setelah Paku Alam VII menikah dengan putri Sunan Paku Buwono X (BRAy. Retno Puwoso). Kembali ke gaya tari Surakarta. Sikap dasar adeg tari Kasunanan Surakarta terdiri dari 6 titik daya : Untuk kasunanan, yaitu:

  1. Dlamakan,
  2. Boyok (cetik),
  3. Buthung,
  4. Pundak kiri
  5. Pundak kanan, dan
  6. Cengel (kepala bagian belakang).

Untuk Mangkunegaran, yaitu:

  1. Dlamakan,
  2. Puser,
  3. Jaja,
  4. Entong-entong kiri
  5. Entong-entong kanan, dan
  6. bathuk.

Jika melihat tarian gaya Solo dan Jogja maka akan merasakan sebuah ekspresi yang berbeda walaupun jenis tarian dan gerakan yang ditarikan adalah sama. Tema-tema tarian klasik Solo kebanyakan bertema romantik dan ditarikan dengan sedikit cita rasa sensual yang elegan.

Sedangkan tarian klasik gaya Jogja kebanyakan bertema heroik dan memiliki sebuah alur cerita dimana terdapat sebuah ekspresi konflik sebagai klimaksnya. Sama-sama menari srimpi, namun ekspresi yang hasilkan akan berbeda. Untuk kostum jelas beda.

Source http://www.surya-aji.org/ http://www.surya-aji.org/blog/2016/04/tari-klasik-gaya-surakarta/ http://shantikawijaya.blogspot.co.id/2016/10/normal-0-false-false-false-in-zh-cn-ar.html

Leave A Reply

Your email address will not be published.