Pengantin Mojoputri Sekar Kedaton: Ragam Gaya Busana Pengantin Jawa Timur

0 33

Pengantin Mojoputri Sekar Kedaton: Ragam Gaya Busana Pengantin Jawa Timur

Setiap daerah memiliki jati diri, antara lain ditandai oleh gaya busana pengantin yang mencerminkan suatu warisan budaya dengan ciri dan keunikan tersendiri. Menyebut nama Jawa Timur tentunya memiliki alur benang merah pada berbagai dimensi masa, termasuk diantaranya yakni masa kejayaan dinasti kerajaan Majapahit yang merupakan cikal bakal dari berkembangnya peradaban seni dan budaya yang masih bisa kita nikmati jejak sejarahnya di sejumlah daerah di Jawa Timur hingga kini.

Berikut ini, kami paparkan salah satu gaya busana pengantin dari Mojokerto Jawa Timur yang telah memasyarakat dan mendapat pengukuhan secara nasional. 

Pengantin Mojoputri Sekar Kedaton

Busana dan tata rias pengantin Mojoputri dirancang dan ditata merujuk pada peninggalan sejarah kerajaan Majapahit. Gaya busana pengantin ini merupakan suatu hasil rekonstruksi berdasarkan referensi yang diambil dari prasasti sejarah Majapahit yang ada di daerah Mojokerto, antara lain patung, arca dan relief candi, serta sumber sejarah lainnya – seperti sejumlah kidung, yang menunjukkan transformasi budaya kerajaan Majapahit berkembang dari masa ke masa.

Ragam dan motif busana, warna, serta bentuk perhiasan pengantin Mojoputri Sekar Kedaton antara lain merujuk sebagaimana yang digambarkan pada Kidung Harsya Wijaya dan Kidung Sunda yang menggambarkan secara detail busana dan perhiasan permaisuri raja. Bentuk gelung atau sanggul ukel pengantin Mojoputri Sekar Kedaton merujuk pada salah satu relief candi Panataran di Blitar. Bentuk Mahkota Jamang mengacu pada arca peninggalan kerajaan Majapahit di Trowulan, Mojokerto. Sementara bentuk kain dodot sinebab merujuk pada salah satu arca candi Panataran, Blitar.

Bila dilihat sekilas, tata busana pengantin Mojoputri Sekar Kedaton hampir mirip dengan tata busana adat pengantin Solo basahan ataupun pengantin Paes Ageng Yogya. Hanya saja, ragam motif kain busana pengantin Mojoputri Sekar Kedaton menggunakan motif khas dan warna yang berbeda. Salah satu ciri khas busana pengantin pria dan wanita Mojoputri Sekar Kedaton adalah penggunaan dodot sinebab atau kampuh panjang menggunakan motif Surya Gumelar dibatik atau diprada warna emas menyala yang berpadu dengan latar kain warna hijau. Selain itu, pengantin pria Mojoputri Sekar Kedaton menggunakan penutup kepala Mahkuto Romo Warna dasar hitam dihiasi dengan jamang kancing dan gelung motif Surya Binelah warna emas.

Dalam hal ini, ragam motif dan warna busana Pengantin Mojoputri Sekar Kedaton memang memiliki karakter tersendiri yang mengacu pada ragam busana semasa raja-raja keraton Majapahit, ditambah adanya unsur-unsur budaya Islam, unsur budaya kolonial dan menyesuaikan dengan perkembangan budaya lokal daerah setempat.

Source http://mahligai-indonesia.com/ http://mahligai-indonesia.com/pernikahan-nusantara/perlengkapan-pernikahan/ragam-gaya-busana-pengantin-jawa-timur-4684

Leave A Reply

Your email address will not be published.