Pencak Ular, Keragaman Seni Pencak Silat Kota Garut

0 63

Kesenian ini berasal dari Kecamatan Samarang, kesenian ini termasuk kesenian tradisional modern. Sudah banyak perubahan dalam berbagai aspek kesenian ini. Dulu kesenian ini lekat dengan hal mistis, seperti penggunaan sesajen sebelum pementasan, dan syarat puasa mutih bagi para pemain. Sekarang, syarat-syarat itu ditiadakan. Aspek permainan pun banyak yang berubah, dengan lebih menitikberatkan pada bagaimana seni pertunjukan ini dapat terus menghibur penonton. Memang, tradisi Pencak Ular ini adalah salah satu seni yang terus mengikuti perkembangan zaman.

Anak-anak Pemain Pencak Ular memasang kuda-kuda

Kilas Pandang Pertunjukan Pencak Ular

Kesenian Pencak Ular ini dilakukan dengan menggunakan ular berbisa dengan memeragakan jurus-jurus pencak silat. Ular berbisa ini diambil langsung dari alam sehingga ular-ular ini masih terbilang liar. Meskipun ular tersebut liar (dan juga berbisa), tapi ketika dipegang oleh para pemain, ular itu seolah-olah menjadi jinak. Buat pecinta binatang, tenang saja, karena sesudah pertunjukan, ular ini dilepas dan diliarkan kembali. Latihan untuk menjadi seniman Pencak Ular tidak hanya melulu soal gerakan jurus-jurusnya, tapi harus juga mahir menangkap ular langsung dari alam dan tanggung jawab untuk melepaskan ular kembali ke alam habitat asalnya. Kesenian ini berasal dari Kecamatan Samarang, yang sekarang dikembangkan oleh sebuah perguruan yang bernama Paguron Sinar Raksa Muda, di Kampung Pasar Kaler. Pak Kiri, seorang pupuhu kesenian reog ular, adalah nama orang yang pertama memiliki ide tentang Pencak Ular ini. Namun yang pertama kali mementaskan Pencak Ular adalah Abah Engkun.

Source Pencak Ular, Keragaman Seni Pencak Silat Kota Garut Pencak Ular, Keragaman Seni Pencak Silat Kota Garut

Leave A Reply

Your email address will not be published.