Pemikiran Jawa : Sumbu Filosofis Gambarkan Hidup

0 45

Yogyakarta memiliki beberapa keunggulan terkait kebudayaan. Salah satunya karya Pangeran Mangkubumi yang selanjutnya dikenal sebagai Sri Sultan HB I yang telah merancang sumbu filosofis antara Panggung Krapyak hingga Tugu Pal Putih terkait tata kota Yogyakarta di masa lampau.

Sumbu filosofi ini tidak hanya dikenal sebagai tata kota. Tapi juga simbol kehidupan manusia sangkan paraning dumadi serta simbol lingga dan yoni

tegas Kepala Dinas kebudayaan Umar Priyono MPd dalam Jalan Sehat Laku Lampah Sumbu Filosofi Jogja Istimewa sebagai rangkaian Sosialisasi Yogyakarta Warisan Budaya Dunia ‘City of Philosophy’ di Plaza Monumen Serangan Oemoem 1 Maret kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Menurut Umar, sumbu filosofi ini akan diusulkan sebagai kawasan warisan budaya dunia sehingga makin dikenal. Pasalnya menurut Umar berdasar sejarah dan literature tata ruang yang dimiliki Yogyakarta ini sangat langka. Sehingga Pemda DIY sepakat untuk mengajukan keunikan ini tidak hanya dimiliki Yogyakarta, tapi warisan dunia seperti Candi Prambanan, Keris, Batik dan Wayang.

Jika ini diterima, berarti akan menjadi tata kota pertama di Indonesia yang diakui secara luas oleh dunia. Namun begitu perlu peran serta masyarakat. Bukan hanya semata soal fisik, tapi tidak kalah penting nilai filosofisnya

ucap Umar. Terpisah Gubernur DIY Sri Sultan HB X dalam sambutannya yang dibacakan KGPAA Paku Alam X.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/isiberita.lG3q8rNbimCO-bIKkTEDAbNWmXyL6Grbwo9IAXnzwP0qhkGzw2KTiOQG5mGdJ6yRkfQ8GSiAlVt-HOAIP-eshg
Comments
Loading...