Pembahasan Iket Buhun dan Iket Kiwari

0 90

Pembahasan Iket Buhun dan Iket Kiwari

Iket buhun merupakan model iket dari sesepuh zaman dulu di wilayah Pasundan dan dibentuk dari kain persegi empat yang dilipat dengan aturan khusus sehingga membentuk model iket seperti Barangbang Semplak, Julang Ngapak, Parekos Jengkol, Buaya Ngangsar dan model iket lain yang biasa dipakai di kampung-kampung adat.

Beberapa contoh Iket Buhun:

Barangbang Semplak

Iket Barangbang Semplak diartikan sebagai dahan kering (barangbang) yang patah namun masih menempel di pohon. Bagian atasnya terbuka tetap memperlihatkan rambut, dan culannya hampir menutupi mata. Biasanya iket jenis ini pada zaman dahulu dipakai oleh  para jawara, namun untuk saat ini dipergunakan oleh masyarakat biasa ketika sedang mementaskan pencak silat dll.

Julang Ngapak

Julang berasal dari nama seekor burung, ngapak yaitu sayapnya yang mengepak karena bentuk dari iket ini menyerupai burung julang yang sedang terbang dan menggepakan sayapnya. Iket jenis ini umumnya digunakan pada tokoh lengser (penyambut tamu) dalam acara-acara adat seperti upacara adat perkawinan khas Sunda. Iket Julang Ngapak juga biasanya dipakai oleh para orang tua.

Parekos Jengkol

Parengkos memiliki arti tertutup/terbungkus, sedankan jengkol adalah buah jengkol yang walaupun bau namun digemari oleh banyak orang. Iket jenis ini umumnya digunakan oleh para ningrat dengan ciri lain terdapat cula/patuk wali pada agian kening seperti segitiga terbalik.

Selanjutnya mengenai Iket Kiwari, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Iket ini merupakan bentuk iket modern dari Iket Buhun. Untuk jenis yang biasa dipakai oleh Kang Emil, termasuk dalam Iket Kiwari Mahkota/Makuta Wangsa.

Berikut jenis-jenis iket Kiwari:

  • Iket Candra Sumirat
  • Iket Maung Leumpang
  • Iket Hanjuan Nangtung
  • Iket Praktis Parekos
  • Iket Praktis Makuta Wangsa
  • Iket Praktis Mancala Putra
  • Iket Batu Kincir
Source http://www.infobudaya.net/ http://www.infobudaya.net/2017/12/serba-serbi-iket-sunda-yang-harus-kamu-ketahui/
Comments
Loading...