Pemain Seni Wulang Sunu

0 40

Pemain Seni Wulang Sunu

Latar belakang timbulnya seni Wulang Sunu ialah pada waktu itu masih jarang ada orang yang pandai membaca dan menulis, lebih-lebih pada masyarakat pedesaan sehingga penyebaran isi (ajaran) buku ‘Wulang Sunu” karya Paku Buwana IV ini mengalami kesulitan. Penyebarannya dilakukan lewat media kesenian yang kemudian dikenal dengan seni Wulang Sunu.

Para pemain umumnya ialah orang-orang pedesaan yang semuanya terdiri dari kaum laki-laki. Para penari (dalam arti merangkap sebagai vokalis). Kebanyakan para pemuda berusia sekitar 20 hingga 25 tahun. Pemain musik (penabuh) dan bawa berusia lebih tua, yaitu berkisar antara 30-50 tahun.

Jumlah pemain lazimnya terdiri dari

  1. Penari merangkap vokalis : 18 orang
  2. Penari Dewi Sri dan Dayang : 2 orang
  3. Pemain musik / penabuh : 5 orang
  4. Bawa : 1 orang (bisa lebih)
  5. Tari

Bentuk tari yang dibawakan adalah berupa gerak-gerak sederhana yang sering diulang-ulang menyesuaikan dengan irama lagu yang mengiringinya. Posisi kakinya sering terbuka tetapi sering pula tertutup, sedangkan posisi lengannya adalah sedang dan rendah.

Tarian disajikan dengan posisi duduk, membungkuk (setengah berdiri) dan berdiri. Desain yang digunakan dalam menari sering membentuk garis lurus, berputar, dan 2 lingkaran kecil. Sambil menari, penyanyi menyanyikan lagu yang setiap lagu didahului oleh Bawa

Source http://temanggung.dosen.unimus.ac.id/ http://temanggung.dosen.unimus.ac.id/perpustakaan/tari-wulang-sunu/

Leave A Reply

Your email address will not be published.