Pelaksanaan upacara ruwatan anak rambut gimbal Dieng

0 28

Kata ruwatan sudah tidak asing lagi saat acara besar yakni Dieng Culture Festival diselenggarakan di Dieng yakni upacara pencukuran rambut gimbal masal di Dieng Plateau Area sebagai acara seni dan budaya Dieng. Disaat itulah seluruh obyek wisata Dieng dibanjiri ribuan wisatawan yang hendak menyaksikan acara sakral tersebut. Namun demikian perlu Anda ketahui terlebih dahulu detail tentang ruwat anak rambut gimbal Dieng, asal usul anak berambut gimbal Dieng, bagaimana upacaranya, serta apa tujuan di adakan upacara ruwat rambut gimbal. Ruwat berarti bebas atau terlebas. Bagi orang Jawa seseorang yang dianggap memiliki sukerta harus di ruwat agar tidak terkena sial atau malapetaka bahkan marabahaya. Sukerta sendiri memiliki arti seseorang yang memiliki kelainan yang menurun tradisi turun temurun akan dimangsa bhatara kala, seperti anak-anak rambut gimbal sehingga harus dibersihkan atau diruwat terlebih dahulu. Di daerah sekitar lerang Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro subur akan tradisi ruwatan yakni ruwat rambut gimbal sebagai ciri khas yang tumbuh di Kabupaten Wonosobo. Anak-anak berambut gimbal ini dianggap sebagai anak sukerta yang dicadangkan menjadi mangsa Bhatara kala dan harus di ruwat.

Bagaimana pelaksanaan upacara ruwatan anak rambut gimbal Dieng

Untuk menghilangkan sukerta anak-anak rambut gimbal harus dengan cara upacara ruwatan rambut gimbal yakni dengan mencukur rambut yang gimbal tersebut. Sebelum dilaksanakan pencukuran ada beberapa hal atau syarat yang harus dipenuhi yakni permintaan anak yang berambut gimbal tersebut harus disediakan. Sebelum upacara pencukuran atau ruwatan anak berambut gimbal mempunyai beberapa keinginan yang harus terkabulkan. Jika keinginan mereka tidak disiapkan meskipun mengadakan upacara ruwatan gimbal anak-anak tersebut akan tumbuh kembali. Biasanya permintaan yang sering diajukan berupa makanan anak-anak maupun mainan anak-anak seperti sepeda dan lain-lain.

Upacara ruwatan rambut gimbal selayaknya sebuah acara khitanan. Ada upacara individual ataupun upacara masal. Upacara ruwatan individual biasanya dilaksanakan secara pribadi di masing-masing rumah sedangkan upacara missal biasanya dilaksanakan bersamaan oleh beberapa anak yang memiliki rambut gimbal. Untuk upacara masal rambut gimbal biasanya diadakan di Dieng Plateau area, di beberapa obyek wisata Dieng sebagai contoh di Telaga Warna, Telaga pengilon dan Komplek Gua, di area Telaga Cebong maupun di area Komplek Candi Arjuna Dieng.

Source http://obyekwisatadieng.com http://obyekwisatadieng.com/2015/08/27/upacara-ruwatan-rambut-gimbal/
Comments
Loading...