Pelaksanaan Uapacara Adat Cing Cing Goling

0 161

Pelaksanaan Uapacara Adat Cing Cing Goling

Dalam pelaksanaan tradisi Cing Cing Goling juga digelar cuplikan atau fragmen kisah upaya Wisang Sanjaya dan kawan-kawan mengamankan desa dari para perampok. Beberapa adegan berupa aksi puluhan Perampok mengejar Eyang Wisang Sanjaya dan Istrinya Nyi Wisang Sanjaya, serta Yudapati. Saat berlari Nyi Wisang Sanjaya mengangkat kain jarit yang dikenakannya (Jawa: Cincing) hingga terlihat betisnya, hal ini dilakukan agar lebih leluasa dalam berlari.

Melihat Nyi Wisang Sanjaya Cincing semakin membuat perampok tertarik sehingga terus mengejar, namun Eyang Wisang Sanjaya memiliki pusaka ampuh berupa Cemethi atau cambuk yang mampu mengalahkan perampok. Petikan adegan tersebut, disebutkan, menjadi latar belakang tradisi dinamakan Cing-cing Goling.

Adegan kejar-kejaran berada di sebuah petak sawah milik warga yang telah selesai musim panen padi ke-dua atau marengan. Meski diinjak-injak, warga yakin tak akan membuat rusak sawah mereka, justru diyakini akan membuat tanah lebih subur pada musim tanam selanjutnya.

Seiring perkembangan wisata dan kemajuan IT, upacara adat ini semakin dikenal luas sehingga mampu mengundang minat masyarakat luar daerah untuk menyaksikan. Banyak diantara penonton mengambil gambar berupa foto dan video dari setiap adegan yang disajikan.

Pada pelaksanaan tradisi yang mengambil hari Senin atau Kamis pada hari pasaran Wage atau Kliwon ini dihadiri oleh Kepala Disbudpar dan jajarannya, Muspika dari Kecamatan Karangmojo dan para tamu lainnya.

Source http://www.gedangsari.com/ http://www.gedangsari.com/cing-cing-goling-kembali-digelar-gedangan-ramai-penonton.html
Comments
Loading...