Pe-sapean Kabupaten Sumenep

0 87

Pe-sapean

Pe-sapean adalah permainan rakyat tradisional yang hanya terdapat di Kabupaten Sumenep, tepatnya di daerah Kecamatan Ambunten yakni di desa-desa Ambunten Tengah dan Tamba Agung Barat Kabupaten Sumenep. Secara harfiah kata pe-sapean (bahasa Madura) berarti sapi akan tetapi maksudnya bukan berarti sapi sebenarnya, namun menyerupai bentuk sapi.

Permainan pe-sapean bersifat religius magis, karena permainan ini merupakan bagian dari upacara minta hujan, yang mempunyai kaitan kepercayaan yang kuat dengan kehidupan petani dan pe­ternak sapi, yang kegiatannya tergantung pada perubahan musim, seperti kemarau yang panjang akan menyebabkan pertanian ter­hambat. Permainan ini dilaksanakan waktu upacara minta hujan yakni pada musim kemarau, di waktu siang hari. Pe-sapean dapat pula etangga (diundang bermain) untuk selamatan perkawinan, yang dalam pelaksanaannya terpisah dari upacara minta hujan. Akan tetapi yang mengundang harus memenuhi persyaratan, yakni harus menyediakan sesajen tertentu.

Bagi para petani, permainan ini merupakan suatu permainan yang khas, karena di dalamnya terkandung unsur religius ^magis di mana ada sa’saba (sesajen) yang diunjukkan kepada Se Araksa (Yang Kuasa), lengkap dengan pembacaan do’a secara Islam, untuk memohon keselamatan dan kebahagiaan segenap penduduk desa; dunia akherat, agar segera diturunkan hujan sehingga panen­nya berhasil.

Para pelaku dari permainan pe-sapean ini terdiri dari enam atau tujuh orang. Dua orang yang memakai topeng sapi dan masing- masing ada yang menjadi pengendali sapi dengan memegang tali kendali lalu dua atau tiga orang lagi bertopeng yang menjadi badut. Semua pemain ini terdiri dari para petani laki-laki dewasa atau agak tua. Laki-laki yang menjadi sapi ini memakai topeng sapi, sedangkan yang menjadi badut juga memakai topeng yang aneh-aneh tetapi lucu.

Source http://jawatimuran.net http://jawatimuran.net/2012/10/08/pe-sapean/
Comments
Loading...