Pawai Cetok, Purwakarta

0 135

Pawai Cetok, Purwakarta

Puluhan ribu Warga Kabupaten Purwakarta, mengikuti pawai Cetok dalam rangka Hari Jadi Kabupaten ke 46 dan hari Jadi Purwakarta ke 183, sekaligus pemecahan rekor MURI. Bupati Purwakarta, H.Dedi Mulyadi,SH menyebutkan, selama ini cetok ini sedikit terlupakan.Gunamengingatkan kembali adanya cetok ini kita mengadakan pawai sekaligus festival cetok.

“Saya ingin pawai cetok menjadi bagian dari seni budaya, karena selama ini cetok tidak dijadikan mode. Sekarang dicoba untuk menjadi keseharian mereka,”jelas Dedi.

Festival cetok ini sebagian besar diikuti para pegawai dari masing-masing OPD, utusan dari masing-masing Rt, Rw, Desa se Kabupaten Purwakarta, BUMN, BUMD, Mahasiswa dan unsur pelajar.

Untuk busana peserta pria menggunkan pakaian kampret hitam dan memakai cetok, untuk peserta wanita memakai kebaya putih menggendong boboko juga membawa dongdang dan menggunakan cetok.

Data yang berhasil diperoleh mediajabarkita.com sekitar 62 ribu peserta yang mengikuti pawai cetok dalam rangka memperingati hari jadi purwakarta ke 183 ini.

Setiap sekolah mengirimkan lebih dari sepuluh siswa mereka untuk mengikuti festival ini. Selain dari siswa, terdapat pula para PNS, dan warga masyarakat lainnya. Heri, siswa SMPN 1 Plered misalnya, sangat antusias mengikuti pawai cetok ini. “walaupun berdesakan,”kata anak sekolah SMP kelas 8 ini.

Selain pawai cetok, rangkaian HUT Purwakarta ini juga dimeriahkan dengan kesenian Karnaval Asia Pasifik dan Ngarak Kereta Kecana Nyi Mas Melati & Ki Jaga Rasa yang akan berlangsung pada tanggal 30 Agustus 2014 minggu yang akan datang berlokasi dipusat kota purwakarta

Comments
Loading...