Pakaian Pengantin Pernikahan Adat Tengger Jawa Timur

0 94

Pakaian Pengantin Pernikahan Adat Tengger Jawa Timur

Dalam acara perkawinan masyarakat Tengger menggunakan pakaian adat masyarakat Tengger yang disebut dengan ”Basahan Hitam”. Untuk mempelai laki-laki menggunakan semacam ikat kepala yang disebut udeng.

Model ikat kepala yang digunakan masyarakat Tengger diikat dibagian belakang, berbeda dengan masyarakat Bali yang diikat didepan padahal menurut sejarah masih saudara dengan masyarakat Tengger (sama-sama nenek moyang dan keturunan dari kerajaan majapahit). Sedangkan busana yang dipakai berwarna hitam. Untuk mempelai wanita masyarakat Tengger menggunakan kebaya hitam dan jarit.

Terdapat filosofi tersendiri mengenai warna pakaian adat perkawinan dalam perkawinan masyarakat Tengger yang berwarna hitam. Masyarakat Tengger mengartikan warna hitam sebagai ketenangan, kedamaian, ”anteng”.

Pola menetap masyarakat tengger setelah perkawinan dapat dikatakan fleksibel, tidak ada ketentuan yang mengikat apakah seorang wanita yang kawin harus mengikuti suami, baik menempati rumah baru atau tinggal di rumah mertuanya ataupun sebaliknya. Pola menetap yang dilakukan suami istri tersebut sesuai kesepakatan yang diambil oleh masing-masing pihak.

Source https://gpswisataindonesia.info https://gpswisataindonesia.info/2018/08/prosesi-pernikahan-adat-tengger-jawa-timur/
Comments
Loading...