Pakaian Adat Sunda Utuk Rakyat Jelata

0 163

Pakaian Adat Sunda Utuk Rakyat Jelata

Sunda semacam nama kerajaan yang baru muncul kurang lebih pada abad ke-8 sebagai penerus Kerajaan Tarumanegara. Pusat kerajaan sunda tersebut beadar didaerah Kota Bogor, yang mana bogor ini dahulu belum menjadi kota seperti sekarang.

Sejarah Suku Sunda menjumpai fase-fase baru, karena arah tepi utara di Jayakarta masuk kedalam kekuasaan kompeni Belanda sejak tahun 1610, dan dari arah pelosok bagian timur, masuk kedalam kekuasaan Kerajaan Mataram pada tahun 1625.

Pada tahun 1949, nama sunda ini merupakan sebuah nama yang dipakai untuk menamai daerah bagian dataran laut dibagian barat wilayah India Timur, sedangkan dataran-dataran bagian tenggara itu dinamai dengan nama Sahul

Suka Sunda merupakan kelompok suku yang berasal dari bagian barat Pulau Jawa, Negara Indonesia. Daerah tersebut sering disebut oleh masyarakat dahulu itu dengan sebutan Tanah Pasundan, atau Tatar Sunda. Suku Sunda ini mempunyai kebudayaan khas, yang mana Kebudayaan Sunda ini memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi para wisata-wisatawan yang berkunjung kedaerah Suku Sunda.

Suku Sunda juga menawarkan beberapa kesenian, dan kebudayaan yang terdapat di Jawa Barat. Ketika sedang bergaya dengan pakaian, penduduk sunda mengenali beberapa jenis pakaian adat yang didasarkan pada fungsinya masing masing, umur, tingkatan sosial kependudukan  pemaikainnya.

Pakaian Adat Sunda Utuk Rakyat Jelata

Para rakyat jelata suku sunda pada zaman dahulu, pria-pria sunda pada masa dulu selalu menggunakan busana pakaian yang sangat sederhana, mereka hanya menggunakan celana komprang, atau celana pangsi yang mana celana mereka ini dilengkapi dengan kain, atau sabuk kulit. Untuk atasan, pakaian kampret atau salontren yang dilengkapi dengan sarung poleng, kemudian diselempangkan menyilang pada bagian bahu itu tidak pernah lepas dalam menjalani kehidupan sehari-hari

Pakaian adat suku sunda tersebut akan dilengkapi dengan penutup kepala, yang mana penutup kepala itu bernama ikat logen model hanjuan nangtung, dan menggunakan alas kaki berupa terompah dari kayu. Bagi para wanita, menggunakan pakaian adat Jawa Barat yang bisa dibilang bahwa pakaian adat tersebut sangat-sangatlah sederhana. Para wanita itu menggunakan perlengkapan seperti sinjang kebat, beubeur, kamisol, kebaya, baju, dan selendang batik adalah menjadi pilihan utama mereka.

Selain itu, sebagai periasan pelengkap busana tersebut, gaya pakaian adat suku sunda Jawa Barat tersebut akan disertai dengan hiasan rambut yang disanggul ke atas, selain dirias dengan hiasan rambut, para wanita tersebut menggunakan aksesoris berupa gelang akang bahar, ali meneng atau biasa disebut dengan nama cincin polos, suweng pelenis, alas kaki seperti sendal jepit.

Source https://baabun.com/tentang-suku-sunda-kebudayaan-adat-istiadat/

Leave A Reply

Your email address will not be published.