Pakaian Adat Jawa: Surjan

0 181

Pakaian Adat Jawa: Surjan

Jawa adalah etnis mayoritas yang ada di Indonesia. Meski sebagian besar menghuni Pulau Jawa, namun keturunan Jawa banyak tersebar di berbagai pelosok. Hal itu turut berpengaruh pada banyak diadopsinya budaya Jawa dalam praktik hidup keseharian masyarakat.

Serta yang paling dapat dilihat adalah penggunaan pakaian adat Jawa yang mulai surut. Pakaian adat Jawa banyak dikenakan dalam berbagai kesempatan, baik formal maupun kasual.

Hal ini dikarenakan masyarakat Indonesia sudah tidak lagi terikat akan kesan bahwa yang tradisional itu ketinggalan jaman.  Terlebih dengan perkembangan dunia fesyen dan tidak adanya batasan baku dalam berinovasi.

Surjan

Surjan adalah kemeja atasan yang khusus digunakan oleh kaum pria berlengan panjang dengan kerah tegak dan terbuat dari kain bermotif lurik atau bunga. Nama surjan merupakan singkatan dari gabungan kata suraksa-janma yang berarti menjadi manusia. Ada pula yang mengatakan surjan berasal dari kata siro dan jan yang artinya pelita.

Menurut sejarah, surjan sudah ada sejak zaman Mataram Islam yang diciptakan pertama kali oleh Sunan Kalijaga. Pakaian ini sering juga disebut sebagai pakaian taqwa karena memiliki makna religius.

  • 6 buah kancing pada kerah melambangkan rukun iman.
  • 2 buah kancing pada dada kiri dan kanan melambangkan dua kalimat Syahadat.
  • 3 buah kancing yang tak terlihat di bagian dada dekat perut yang melambangkan nafsu manusia yang harus dikendalikan.

Pemakaian surjan dulunya terbatas pada bangsawan dan para abdi keraton.

Source https://www.romadecade.org https://www.romadecade.org/pakaian-adat-jawa/#!
Comments
Loading...