Pakaian Adat Dari Anak-anak Hingga Dewasa di Yogyakarta

0 390

Pakaian Adat Dari Anak-anak Hingga Dewasa di Yogyakarta

Adapun pakaian adat yang ada di daerah Yogyakarta di antaranya ialah :

1. Pakaian Adat Yogyakarta untuk Laki-Laki Dewasa

Pada umumnya, pakaian atau baju adat laki-laki dewasa di Jogja mengenakan surjandan bawahannya berupa kain batik/jarik. Kemudian penutup kepalanya berupa blankon, blankon sendiri wajib di kenakan saat memakai baju surjan. Selain blankon, lelaki dewasa Yogyakarta juga menggunakan alas kaki berupa sendal atau bisa disebut dengan selop.

2. Pakaian Adat Yogyakarta untuk Wanita Dewasa

Pakaian adat wanita di Yogyakarta berupa kebaya dengan bawahan kain batik atau jarik. Ciri khas lainnya adalah tatanan rambut yang disanggul atau disebut dengan  konde. Selain itu bahan kain yang dipakai untuk pembuatan pakaian adat Yogyakarta antara lain berasal dari bahan katun, bahan sutera, kain sunduri, nilon, lurik, atau bahan-bahan estetis. Teknik pembuatannya ada yang ditenun, dirajut, dibatik, dan dicelup. Untuk kebaya sendiri kebanyakan menggunakan bahan beludru, brokat, atau sutera.

3. Baju Adat Anak Laki-Laki Yogyakarta

Baju adat Yogyakarta untuk anak laki-laki dikenal dengan nama kencongan. Kencongan yang dikenakan oleh anak laki-laki ini terdiri dari kain batik yang dikenakan dengan baju surjan, lonthong tritik, ikat pinggang berupa kamus songketan dengan cathok terbuat dari suwasa (emas berkadar rendah).

Sementara untuk pakaian keseharian terdiri dari :

-Baju surjan,

-Kain batik dengan wiru di tengah,

-Lonthong tritik,

-Kamus songketan,

-Timang,

-Serta mengenakan dhestar sebagai penutup kepala.

4. Pakaian Adat Yogyakarta untuk Anak Wanita

Sabukwala Padintenan merupakan pakaian adat yang digunakan oleh anak wanita di Yogyakarta. Baju adat ini berbentuk jarik/kain batik bermotif parang, ceplok, atau gringsing, baju katun, ikat pinggang kamus yang dihiasi dengan hiasan bermotif flora atau fauna, memakai lonthong tritik, serta mengenakan cathok dari perak berbentuk kupu-kupu, burung garuda, atau merak.

Ada tambahan berupa perhiasan dari Subang, kalung emas dengan liontin berbentuk mata uang (dinar), gelang berbentuk ular (gligen) atau model sigar penjalin sebagai pelengkap. Untuk yang berambut panjang tatanan rambutnya dibuat model konde atau disanggul.

 

Source Pakaian Adat Dari Anak-anak Hingga Dewasa di Yogyakarta tradisikita
Comments
Loading...