Pak Keong, Tradisi Banyumas

0 103

Pak Keong merupakan salah satu kesenian bagi masyarakat Banyumas yang digunakan sebagai sarana ritual meminta hujan. Adapun perlengkapan yang digunakan dalam prosesi ini umumnya terdiri dari beragam jenis peralatan dapur seperti centong, cething/bakul, beruk alat penakar beras yang terbuat dari tempurung kelapa, benggol/uang logam dan wangka/pecahan gerabah sebanyak 39 buah serta sesaji lainnya.

Prosesi Pak Keong dilakukan oleh 4 orang diamana 1 orang berperan sebagai dalang dan 3 orang lainnya memegang bakul ataupun tampah yang berisi beragam sesaji. Pada mulanya kesenian ini merupakan prosesi ritual meminta hujan yang dilakukan oleh kaum ibu-ibu petani yang usianya rata-rata 60 tahun keatas. Hal tersebut dilakukan karena suami sedang dalam kondisi sulit dalam bercocok tanam karena dilanda kamarau panjang.

Namun sekarang Pak Keong diangkat sebagai seni pertunjukan dan sebagai pralambang hidup manusia, dimana begitu sulit membedakan antara manusia dengan iblis atau belis (setan). Pada jaman dahulu Pak Keong dilaksanakan hanya pada saat terjadi kemarau panjang. Biasanya ritual ini dilaksanakan mulai pada akhir masa kapat (hitungan masa pada kalender Jawa).

Dalam pelaksanaannya Pak Keong dilakukan pada hitungan ganjil misalnya 1 kali, 3 kali, 5 kali atau 7 kali, Apabila sekali dilaksanakan Pak Keong belum turun hujan maka dilaksanakan 3 kali demikian seterusnya hingga turun hujan.

Source Pak Keong, Tradisi Banyumas Pak Keong
Comments
Loading...