Ondel Ondel Betawi

0 724

Ondel Ondel Betawi

Ondel-ondel adalah bentuk pertunjukan rakyat Betawi  yang sering ditampilkan dalam pesta-pesta rakyat. Nampaknya ondel-ondel memerankan leluhur atau nenek moyang yang senantiasa menjaga anak cucunya atau penduduk suatu desa.

Ondel-ondel yang berupa boneka  besar itu tingginya sekitar 2,5 meter, dibuat dari anyaman bambu yang disiapkan sedemikian rupa sehingga mudah dipikul dari dalamnya. Bagian wajah berupa topeng  atau kedok, dengan rambut kepala dibuat dari ijuk. Wajah onde l- ondel laki-laki  biasanya dicat dengan warna merah sedangkan yang perempuan warna putih. Bentuk pertunjukan ini banyak persamaannya dengan yang ada di beberapa daerah lain.

Sebenarnya Ondel-ondel adalah tokoh yang di hilangkan pada sendratari reog  versi wengker dari Ponorogo yaitu tokoh sepasang makhluk halus dengan tubuh raksasa, tetapi karena mengganggu perjalanan Singo Baron, maka dikutuklah mereka menjadi burung gagak dan burung merak dalam bentuk raksasa pula. Pada pemerintahan Batara Katong, tokoh-tokoh yang tidak terlalu penting di hilangkan.

Pada kesenian Jathilan Jawa Tengah  di kenal dengan Gendruwon gede, sedangkan di pasundan  dikenal dengan sebutan Badawan, yang sudah ada sejak paska perang yang di bawa pejabat Sunda saat masih hidup dengan membawa Angklung, sedangkan di Bali lebih dikenal dengan nama Barong Lebung. Barong Lebung merupakan jenis Barong Bali yang di bawa Raja Airlangga saat menyelamatkan diri. Menurut perkiraan jenis pertunjukan itu sudah ada sejak sebelum tersebarnya agama Islam  di Pulau Jawa.

Semula ondel-ondel berfungsi sebagai penolak bala atau gangguan roh halus yang gentayangan. Ondel – ondel biasanya digunakan untuk menambah semarak pesta – pesta rakyat atau untuk penyambutan tamu terhormat, misalnya pada peresmian gedung yang baru selesai dibangun. Kini ondel-ondel masih bertahan dan menjadi penghias wajah kota metropolitan Jakarta.

 

Source Ondel Ondel Betawi bpadjakarta.net
Comments
Loading...