“Ngeropok” Panjang Mulud, Tradisi Budaya Masyarakat Banten

0 84

Sudah menjadi rutinitas bagi masyarakat Banten, khususnya di Serang, dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW diselenggarakan Tradisi Panjang Mulud, atau diistilahkan juga dengan Ngeropok (ada juga dengan menyebut Ngegropok) Panjang Mulud. Tradisi ini berkembang dan tumbuh di tengah-tengah masyarakat, diselenggarakan oleh masyarakat Serang, baik di kampung-kampung, di perumahan secara sederhana, maupun menjadi even besar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah setempat.

Arti dari Ngeropok atau Ngegropok sendiri secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai “Ngeriung” (kumpul-kumpul), atau juga ada yang menerjemahkan sebagai ajang rebutan dari “Panjang Mulud” itu sendiri. Sedangkan “Panjang Mulud” diartikan sebagai bentuk semacam sesajian, dalam masyarakat Jawa dikenal juga dengan “Gunung-Gunungan”. Panjang ini berisi berbagai macam makanan, sandang, atau berbagai benda lainnya. Panjang di bentuk seperti perahu, mobil, atau rumah, tetapi secara umum biasanya berbentuk perahu atau kapal, kemudian dihias, baik dari kertas warna, daun kelapa muda, atau kain-kain perca. Ciri khas dari isi Panjang adalah selalu ada telur rebus, kemudian dimasukkan ke dalam kantong terbuat dari kertas sebesar telur itu sendiri, kemudian digantung-gantungkan dalam rangkaian Panjang.

Panjang Mulud identik dengan menghias, mengemas, memberikan hadiah dan mengaraknya. Hadiah yang diperebutkan pun dibuat dengan berbagai macam bentuk yang disebut dengan istilah ‘Panjang’. Ada yang berbentuk miniatur masjid -biasanya mengambil model Masjid Agung Banten Lama lengkap dengan menaranya-kapal laut, pesawat terbang, burung dan lain sebagainya. Isi Panjang itu juga bisa bermacam-macam. Bisa berupa makanan, seperti telur ayam, atau bebek, daging ayam, ikan, dan lauk-pauk lainnya, tetapi bisa juga berupa pakaian, sajadah, sarung, kopiah, arloji, jam dinding, dan sebagainya. Di sela-sela makanan atau pakaian itu kadang-kadang terselip lembaran uang. Tidak diketahui secara pasti kapan tradisi ini muncul di Banten.

Source http://popywulandaritresna.blogspot.co.id/ http://popywulandaritresna.blogspot.co.id/2016/12/tradisi-panjang-mulud-masyarakat-banten.html
Comments
Loading...