Ngerik Penganten

0 299

Ngerik Penganten

Ngerik artinya rambut – rambut diwajah calon pengantin wanita dengan hati-hati dikerik oleh perias. Ngerik, yaitu menghilangkan bulu – bulu halus yang tumbuh disekitar tengkuk, pinggir pipi kiri dan kanan juga dahi.

Dalam pelaksanaan “ngerik” diperlukan sesajian berupa :

  • 1 bakul beras 3 atau 5 liter (jumlah ganjil)
  • Kue – kue tujuh rupa
  • Satu buah kelapa yang sudah dibuang sabutnya
  • Pisang raja satu sisir
  • Bumbu dapur lengkap

Sesajian ini dihadiahkan dari tukang piara yang akan mengundurkan diri, selanjutnya tugas diserahkan kepada tukang rias. Adapun peralatan yang diperlukan dalam acara “Ngerik” yaitu :

  • Kain putih 2 meter.
  • Bunga 7 rupa.
  • Air putih dalam cawan, diisi bunga mawar merah dan melati.
  • Uang logam 2 buah.
  • Tempat sirih lengkap dengan isinya dan sirih tampinnya.

Pengalihan tugas dari “tukang piara” kepada “tukang rias” dilakukan dengan cara, tukang rias meminta kepada tukang piara merelakan pengantin yang selama ini dirawatnya. Mulai saat itu pengantin menjadi tanggung jawab tukang rias. Pada saat tukang rias menyerahkan sesaji kepada tukang piara, tukang piara menyatakan mengundurkan diri dan menyerahkan tugas selanjutnya kepada tukang rias.

Dalam adat Ngerik ini berlangsung di dalam kamar calon mempelai wanita. Adapun perlengkapan yang perlu disediakan yakni gunting, pedupaan dan setanggi/gaharu, alat cukur, dua keping uang logam untuk batas centung (satu kali lipatan).

Ngerik bertujuan membersihkan bulu-bulu kalong calon pengantin wanita yang tumbuh di sekitar kening, pelipis, tengkuk dan leher. Setelah itu tukang piare membuatkan centung (potongan centung) pada rambut di kedua sisi pipi dengan menggunakan uang logam untuk menjepitnya, agar pengantin selalu mendapat keberkahan dan keselamatan.

Source Ngerik Penganten kembang kelape
Comments
Loading...