Ngabokor, Adat Istiadat Pernikahan Di Pandeglang

0 80

Upacara pernikahan secara tradisional hingga kini masih menjadi bagian dari kehidupan di sebagian masyarakat Indonesia. Pernikahan secara adat beragam sesuai dengan adat suku masing-masing, baik dari pihak perempuan maupun laki. Selain menurut adat, pernikahan di nusantara sebagian bergandengan menurut aturan agama.

Salah satunya adat pernikahan di Pandeglang, Banten. Adat pernikahan masyarakat Pandeglang secara lengkap saat ini sudah tidak dapat ditemui atau sudah punah. Namun beberapa tahapan hingga saat ini masih bisa ditemukan, terutama dengan menyesuaikan dengan pernikahan sesuai agama Islam.

Ngabokor adalah proses keluarga mempelai lelaki mengunjungi keluarga mempelai perempuan, sembari membawa pelbagai macam bawaan termasuk bokor (tempat menyimpan sirih yang terbuat dari logam, berwarna emas), sebagai simbol diterimanya perniatan mempelai lelaki. Selain bokor tersebut, ada pula barang yang mesti dibawa lainnya seperti; lauk emas satenong, kejo sahancrungan, lauk bangbangan satenong, bakakak hayam satenong, daging lapis satibsi, sayuran satenong. Pelbagai kue tradisional seperti: pais cau, pasung, jojorong, gegemblong satenong. Bokor diisi sirih, gambir, bako, apu, dan jebug.

Source https://merahputih.com https://merahputih.com/post/read/adat-pernikahan-pandeglang-yang-nyaris-punah
Comments
Loading...